Pengukuhan Pengurus PWI Jember, Bupati Ajak Insan Pers Layangkan Kritik dengan Data
Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak insan pers di Kabupaten Jember membangun aura positif. Salah satunya dengan menyampaikan kritik berdasarkan data.
Demikian disampaikan Gus Fawait pada pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember Periode 2025-2028, di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat, 18 Juli 2025.
Gus Fawait mengatakan, saat ini pihaknya fokus kepada program pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Karenanya, program di seluruh OPD harus berorientasi pada pengentasan kemiskinan.
Selain itu, Gus Fawait juga bolak-balik ke Jakarta untuk berkunjung ke sejumlah kementerian. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menarik program pemerintah pusat ke Jember.
Sebab, jika hanya mengandalkan APBD Jember, maka dipastikan tidak akan pernah cukup.
“Kami bolak balik ke Jakarta untuk membawa program pemerintah pusat ke Jember. Selain dapat bantuan peralatan medis, Jember juga dapat bantuan flyover di Simpang Empat Mangli yang akan di bangun pada tahun 2026,” katanya.
Selain itu, Pemkab Jember juga terus berupaya mengambil peluang meningkatkan investasi. Kerja keras itu dilakukan karena Jember dilalui jalan tol, kemungkinannya kecil.
Atas berbagai program tersebut, diharapkan insan pers juga bersinergi dengan Pemkab Jember dalam membangun aura positif. Kendati demikian bukan berarti Gus Fawait anti kritik.
Gus Fawait justru meminta insan pers menyampaikan kritik dengan catatan berdasarkan data. Gus Fawait tak ingin insan pers di Jember menyampaikan kritik nyinyir tanda data.
“Kami mengajak pengurus PWI Jember dan insan pers lainnya membangun aura positif. Silahkan sampaikan kritik berdasarkan data, bukan sekadar nyinyir. Kritik nyinyir bukan bupati yang rugi, karena pilkada masih lama, tetapi masyarakat Jember yang rugi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jatim Lutfi Hakim mengapresiasi pengukuhan Pengurus PWI Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha. Lutfi menilai sebagai bentuk sinergi baik antara insan pers dengan Pemkab Jember. Lutfi berharap sinergi tersebut terus ditingkatkan.
“Kehadiran seluruh elemen, terutama pejabat pemerintahan, merupakan bentuk keterbukaan mereka terhadap insan pers. Ini bukti bahwa pimpinan di Kabupaten Jember siap bekerja sama dan siap untuk diberi masukan atau kritikan yang meluruskan atau membangun untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.
Lutfi berpesan kepada pengurus PWI Jember agar memberikan kontribusi berkelanjutan setelah pengukuhan. Tak hanya bangga karena memiliki kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW), tetapi harus mampu menyajikan berita berkualitas.
Banyak potensi Jember yang masih perlu diangkat melalui pemberitaan, salah satunya terkait potensi pertanian dan perkebunan.
Lutfi juga berpesan pengurus PWI Jember menjaga kekompakan dan marwah PWI.
"Kita jaga kekompakan, mulai dari ketua hingga jajarannya," pungkasnya.
Ketua PWI Jember Periode 2025-2028, Sugeng Prayitno mengatakan, susunan Pengurus PWI Jember 2025-2028 mayoritas dari kalangan pemuda. Hal tersebut sebagai upaya menjaga regenerasi.
"Sekarang pengurus PWI banyak yang muda. Itu langkah regenerasi kita. Mari kita terus belajar untuk menjadikan PWI Jember lebih baik kedepannya,” pungkasnya.