Penetapan Awal Ramadan dan Idul Fitri PBNU Tunggu Hasil Sidang Isbat
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) dalam menetapkan awal puasa Ramsdan 1446 hijriah atau 2025 akan mengikuti pemerintah. Karena tujuan pemerintah dalam menetapkan awal Ramadan maupun Idul Fitri sana dengan tujukan NU maupun maupum sebagian besar ormas Islam yaitu hisab dan rukyat.
"Tradisi NU dalam menetapksn awsl Ramadhan maupum Idulfitri delalu menggunakan dus rujukan hisab atau hitungan kalender dan rukyatul hilal, yakni melihat bulan sabit," kata Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat dihubungi Ngopibareng.id Selasa 11 Febeuari 2025.
Berdasarkan kalender yang dikeluarkan Kementeria Agama RI awal Ramadan diprediksi jatuh pada Rabu 1 Maret 2025. Sedang 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri 2025 diperkirakan Ahad Legi, 30 Maret 2025 M.
Informasi awal itu dikonfirmasi dengan rukyatul hilal yang dilakukan tim hisab dan rukyat Kemenag di seluruh Indonesia. Hasilnya kemudian dibawa ke sidang isbat yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, kata Gus Ipul.
Ditanya tentang sikap Muhammadiyah yang berbeda dengan pemerintah dan NU dalam menetapkan awal Ramadan maupun Idul Fitri, Gus Ipul menegaskan semua harus menghormati perbedaan itu. "Meskipun metodenya berbeda Insya Allah awal puasa dan hari rayanya nanti sama," ujar Gus Ipul.
Sementara itu Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025. Sidang ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad menjelaskan, sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat.
Kementerian Agama merilis, sidang isbat bertujuan menyatukan umat dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga, awal Ramadan bisa ditetapkan dengan lebih akurat dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.
Umat Muslim diharapkan mulai bersiap menyambut bulan suci dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Ramadan menjadi momen istimewa untuk meningkatkan ibadah dan mempererat hubungan sosial.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 2025 jatuh pada tanggal 1 Maret 2025. Mengutip laman resminya, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan tersebut berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT). Kalender tersebut dirancang untuk menyatukan penanggalan umat Islam di seluruh dunia. Dengan begitu, 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri 2025 jatuh pada Ahad Legi, 30 Maret 2025 M.
Advertisement