Pembangunan Ruas Jalan JLS Jember-Banyuwangi Ditargetkan Tahun 2026
Kelanjutan pembangunan ruas jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) dijadwalkan akan dilakukan pada tahun depan. Saat ini JLS menyisakan ruas jalan yang menyambungkan Banyuwangi dan Jember. Meski hanya tersisa beberapa kilometer, ruas JLS dari Jember ke Banyuwangi tak kunjung dikerjakan.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur (Jatim)-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan, saat ini sedang dalam dilakukan tahap persiapan sebelum masuk ke tahapan tender proyek pembangunan.
“Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kami tenderkan, sehingga pelaksanaan kegiatan fisik bisa dimulai pada tahun depan,” jelasnya, Kamis, 28 Agustus 2025.
Dijelaskannya, anggaran untuk pembangunan ruas JLS Jember Banyuwangi ini berasal dari dana pinjaman lembaga internasional Islamic Development Bank (IsDB) dan Asian Development Bank (ADB).
Proses negosiasi pembiayaan untuk merampungkan ruas jalan JLS, menurutnya, saat ini masih berlangsung di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk mencapai kesepakatan final.
“Ini sedang proses nego di Bappenas. Kalau nanti tercapai kesepakatan, kita tenderkan tahun ini, lalu tahun depan mulai dikerjakan,” imbuhnya.
Jika proses tender dilaksanakan tahun ini, maka pekerjaan fisik pembangunan jalur JLS diproyeksikan mulai berjalan pada tahun 2026 mendatang.
Ruas jalan JLS di Banyuwangi mencapai sekitar 99,18 kilometer. Saat ini masih terdapat sekitar 12 kilometer jalur JLS yang belum terbangun dan menjadi fokus utama kelanjutan pembangunan pada tahap berikutnya.
Pembangunan sisa ruas jalan JLS ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk benar-benar rampung secara keseluruhan.
“Kalau semuanya lancar, target penyelesaiannya sekitar tahun 2028. Mudah-mudahan seluruh proses bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Advertisement