Pelajar SMP di Sidoarjo Lestarikan Budaya Lewat Fashion Batik
Di tengah pesatnya trend fashion modern, seorang remaja di Sidoarjo membuktikan bahwa batik tetap memiliki pesona kuat di panggung generasi muda.
Dia adalah, Syakirah Ashilla Leticia Putri, siswi kelas 3 SMPN 2 Sidoarjo. Remaja ini sukses menarik perhatian publik setelah meraih Juara 1 Lomba Fashion Show Batik pada JAFEST 2025 (Jayandaru Festival), ajang utama dalam rangka Pekan Budaya Sidoarjo 2025.
Penghargaan diberikan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, di panggung utama Pekan Budaya pada Sabtu, 29 November 2025, malam. Kemenangan ini semakin menguatkan citra Syakirah sebagai salah satu remaja yang konsisten memadukan fashion modern dengan sentuhan budaya lokal.
Syakirah mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, saya senang dan bangga. Ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki diri di dunia modeling,” ujarnya.
Prestasi remaja berbakat ini bukan kali pertama. Syakirah sebelumnya pernah menyabet gelar The Winner Puteri Kebaya Jawa Timur serta Best Glamour Puteri Kebaya Nasional kategori remaja. Jam terbangnya di dunia modeling sejak usia belia menjadi fondasi kuat yang membawanya terus berprestasi.
Syakirah merupakan anak ketiga dari pasangan Andri Chrystanto dan Yulianti Nafidah. Yulianti menyebut keberhasilan anaknya merupakan buah dari konsistensi dan kedisiplinan.
“Kami mendukung apa yang ia cintai. Yang penting ia bertanggung jawab dan tetap rendah hati. Juara ini hanyalah bonus dari kerja keras yang tidak berhenti,” tutur Yulianti.
Apresiasi juga datang dari Kabid Kebudayaan Dispendikbud Sidoarjo, Kartini. Ia menilai Syakirah sebagai representasi generasi muda kreatif yang mampu mengangkat budaya daerah ke panggung bergengsi.
“Syakirah tidak hanya percaya diri, tetapi juga mampu menghadirkan nuansa budaya pada setiap penampilannya,” ungkapnya.
Kartini menambahkan bahwa JAFEST dan Pekan Budaya Sidoarjo 2025 merupakan ruang ekspresi yang penting bagi remaja untuk menunjukkan potensi seni dan fashion berbasis budaya.
“Kami berharap semakin banyak anak muda yang terinspirasi mengikuti jejak Syakirah,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Syakirah kembali membuktikan bahwa bakat, kegigihan, dan kecintaan terhadap budaya dapat membawa remaja Sidoarjo bersinar hingga tingkat yang lebih luas.
Advertisement