Viral! Pekerja Proyek Jalan Nasional Tuban Diduga Buang Limbah Aspal ke Pantai
Menjelang puncak mudik lebaran Idulfitri tahun 2026, Pemerintah melakukan perbaikan Jalur Pantura Tuban dengan cara tambal sulam. Perbaikan tambal sulam jalan nasional ini terlihat di Jalan RE. Martadinata Kelurahan Karangsari, Kabupaten Tuban, Sabtu 14 Maret 2026.
Sayangnya, proyek perbaikan ini justru menimbulkan keluhan warga. Sebab, para pekerja diduga dengan sengaja membuang limbah aspal atau material kerukan jalan ke bibir pantai.
Pantauan di lokasi, limbah material kerukan jalan berwarna hitam tersebut nampak menumpuk di beberapa titik bibir pantai.
Menanggapi hal itu, Staf Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV Jawa Timur, Siska Yufina menuturkan, pihaknya tidak mengetahui pasti alasan penanggung jawab membuang limbah aspal di pantai.
Kendati begitu, pihaknya meminta kepada penanggung jawab proyek agar segera membersihkan limbah aspal tersebut. "Nanti biar dibersihkan mereka," terang Siska.
Ia menjelaskan, penanggung jawab proyek seharusnya mengumpulkan terlebih dahulu kerukan aspal tersebut ke area bahu jalan, setelah itu baru dibersihkan.
"Harusnya dibuang sementara di bahu jalan, setelah itu di bersihkan kembali. Atau biasanya diminta sama warga sekitar," pungkasnya.
Sementara itu, penanggung jawab proyek perbaikan ruas Jalan RE Martadinata, Raditya Angga, saat dikonfirmasi melalui panggilan dan pesan WhatsApp terkait hal ini masih belum memberikan respon.
Advertisement