PBNU Akan Membangunan Seribu Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Pesantren
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) PBNU berkomiten mendukung pemenuhan gizi bagi santri dan pelajar di lingkungan pendidikan NU. Guna mewujudkan komitmennya itu PBNU akan membangun seribu unit dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, saat meresmikasan MBG 13 Pondok Pesantren, di Pondok Pesantren Mualimin Mualimat Babakan Ciwaringin, Cirebon, Minggu, 3 Agustus 2025.
Peresmian ini dihadiri jajaran pengurus PBNU, pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), serta pimpinan 13 pesantren mitra MBG yang diresmikan, yaitu:
1. Pondok Pesantren Mualimin-Mualimat Babakan Ciwaringin Cirebon
2. Pondok Pesantren Abu Manshur Cirebon
3. Pondok Pesantren Sirajul Mukhlasin 2 Yajri Magelang
4. Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi Yogyakarta
5. Pondok Pesantren Ma'hadul Muta'allimin Ngawi
6. Pondok Pesantren Darussyifa Yaspida Sukabumi
7. Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus
8. Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta
9. Yayasan Pendidikan Azzam Abu Haidir Anshor Labuhan Batu Utara
10. Yayasan Mukti Khoiriyah Banyumas
11. Yayasan Al Musaddadiyah Garut
12. Yayasan Al Muhajirin Purwakarta
13. Pondok Pesantren Putra Putri Marsahaja Riau
Gus Yahya menegaskan, pembangunan dapur MBG ini merupakan langkah nyata PBNU dalam mendukung program prioritas pemerintah Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka untuk mempercepat pemenuhan gizi anak bangsa.
“Pada tahap pertama, ada 218 yayasan pesantren dan lembaga pendidikan di lingkungan NU yang sudah masuk dalam proses BGN,” jelas Gus Yahya.
Kata Gus Yahya, PBNU menargetkan pembangunan seribu dapur MBG yang tersebar di pesantren dan sekolah/madrasah NU di seluruh Indonesia. Dari total 26 ribu pesantren besar dan kecil serta lebih dari 10 ribu sekolah dan madrasah NU, terdapat 426 pesantren dengan lebih dari seribu santri yang menjadi prioritas utama dalam program ini.
“Kami berharap program ini mempercepat pemenuhan hak dasar anak untuk mendapatkan gizi yang memadai dan berkualitas. Dengan gizi yang baik, kita ingin melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan unggul untuk masa depan bangsa,” tambahnya.
Peresmian 13 dapur MBG NU di Babakan Ciwaringin ini menandai percepatan program seribu SPPG NU. Melalui inisiatif ini, PBNU berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun generasi emas yang sehat dan berdaya saing.
Advertisement