Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Bondowoso Sasar 10 Pelanggaran Potensi Laka Lantas
Polres Bondowoso menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama dua pekan. Operasi digelar mulai Senin, 2 Februari hingga Minggu, 15 Februari 2026 ini, menyasar 10 pelanggaran lalu lintas berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya.
Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, memimpin apel pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Bondowoso. Menurutnya, 10 pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya masih banyak terjadi di Bondowoso.
"Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini diharapkan meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat Bondowoso, sehingga tidak lagi melakukan 10 pelanggaran lalu lintas itu selama berkendara di jalan raya," jelasnya, Senin, 2 Februari 2026.
Menurut orang nomor dua Polres Bondowoso itu, Operasi Keselamatan Semeru 2026 digelar bukan hanya untuk menekan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya. Lebih penting lagi, untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi fatalitas korban akibat kecelakaan di Bondowoso.
"Karena itu, operasi mengedepankan strategi 40 persen kegiatan preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum. Penindakan juga dilakukan secara terukur melalui ETLE, baik statis maupun mobile, terutama di lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan di Bondowoso," terangnya.
Gede Suartika menjelaskan, sepuluh pelanggaran lalu lintas berpotensi menimbulkan kecelakaan menjadi sasaran operasi di Bondowoso mayoritas pengendara sepeda motor. Yakni. pengendara motor yang tidak memakai helm SNI, pengendara motor berboncengan lebih satu orang, pengendara motor di bawah umur, dan pengendara motor melawan arus.
"Pelanggaran lainnya, pengendara melanggar marka jalan dan lampu lalu lintas, melebih batas kecepatan, menggunakan HP saat berkendara, pengendara mobil tidak mengenakan sabuk pengaman, pengendara di bawah pengaruh alkohol/miras, dan motor knalpot brong," jelas perwira menengah satu melati di pundak itu.
Operasi selama dua pekan ini, tambah Wakapolres, melibatkan sekitar 100 personel. Terbanyak anggota Satlantas Polres dengan didukung anggota satuan lain Polres, TNI Kodim dan PM, Dishub, Satpol PP, dan BPBD Bondowoso.
"Seluruh personel terlibat operasi itu mengikuti apel pasukan dengan tujuan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta soliditas lintas sektoral agar operasi berjalan optimal,” tambahnya.
Advertisement