Menteri Agama Nasaruddun Umar Kunjungi Pura dan Korban Banjir Di Bali
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyapa dan menemui masyarakat Bali yang terdampak banjir beberapa hari lalu. Menag juga meninjau tempat ibadah umat Hindu di Pura Taman Beji Pasar, Badung, Minggu, 21 September 2021. Menag juga menyerahkan bantuan untuk Pura dan korban banjir sebesar Rp300 Juta.
Menag menyampaikan, kehadirannya bersama rombongan merupakan bentuk kepedulian atas musibah yang terjadi. Dia berharap kondisi di Bali segera pulih agar perekonomian masyarakat kembali berjalan dengan baik.
"Pada kesempatan ini, kami juga membawa sedikit bantuan. Jangan dilihat jumlahnya. Kami juga turut berduka atas penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kami di sini. Banyak bersabar, terimalah ini sebagai ujian, dimana ada ujian, di situ akan ada kenaikan kelas," ujar Menag Nasaruddin Umar.
Sebelum meninggalkan lokasi yang masih terlihat porak poranda akibat banjir bandang, Menag mengajak berdoa untuk seluruh korban yang meninggal dunia, hilang, maupun yang masih hidup.
"Mari kita semua berdoa semoga yang gugur dalam musibah banjir mendapat tempat yang paling layak disisi-Nya," ucap Menag Nasaruddin.
"Sesama warga bangsa Indonesia, kita seperti sebuah badan. Saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Bali, kami juga merasakan. Atas nama warga bangsa, atas nama Menteri Agama, kami turut merasakan hal yang sama," sambung Menag Nasaruddin Umar.
Hadir mendampingi Menag, Staf Khusus Menag bidang Kebijakan Publik, Media, dan Pengembangan SDM, Ismail Cawidu, Dirjen Bimas Hindu, I Nengah Duija, Staf Ahli Menteri Agama Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono, Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan I Gede Suwindia, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Bali, Komang Sri Marheni.
Dua Titik Terdampak Banjir Di Pasar Badung
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan, banjir yang terjadi pada 10 September 2025 terdampak juga bagi warga Pasar Badung.
"Ada dua titik yang terdampak banjir di Pasar Badung ini, Pak Menteri. Saat itu banjir di sini mencapai ketinggian 4-5 meter lebih," kata I Kadek Agus Arya Wibawa.
Menurutnya, wilayah Pasar Badung selama ini tidak pernah merasakan banjir seperti itu. Di jalan Gajah Mada itu saja ketinggian sampai sepinggang.
"Kami laporkan kepada Pak Menteri. Saat ini ada korban yang meninggal, dan ada juga Pura yang rusak, dan banyak juga rumah yang rusak parah. Terima kasih kami ucapkan, atas bantuan yang dibawa oleh Bapak Menteri Agama," tegas I Kadek Agus Arya Wibawa.
Banjir Bali Telan Korban 18 Orang Meninggal Dunia
Tim Search and Rescue (SAR) secara resmi menghentikan operasi pencarian korban hilang banjir di Bali, pada Sabtu, 20 September 2025. Metode pencarian akan diubah menjadi pemantauan dengan skala yang lebih kecil.
Keputusan ini diambil sesuai dengan Peraturan Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Sebelumnya Tim SAR gabungan telah melakukan operasi pencarian korban banjir selama tujuh hari pasca kejadian yang terjadi pada Rabu pekan lalu.
"Setelah kita evaluasi beberapa hari dan tidak ada tanda korban ditemukan, maka hari ini upaya pencarian dengan mengerahkan elemen SAR gabungan dan pengerahan Alut kita menghentikan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya,
Tim SAR juga telah mengerahkan seluruh kemampuan dengan menerjunkan ratusan personel, melakukan penyisiran sungaiiran, menggunakan perahu karet serta alat berat berhasil menemukan 18 korban, masih ada empat korban lainnya yang belum ditemukan.
Advertisement