Tahun 2025, Kuota Haji Situbondo Bertambah Jadi 949 Orang
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo, Jawa Timur, menyebut kuota (jatah) haji 2025 bertambah. Dari kuota haji Situbondo 2024 sebanyak 863 orang bertambah menjadi 949 orang pada ibadah haji 2025.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Situbondo, Adi Ariyanto mengatakan, kuota haji reguler 2025 bertambah itu sudah disosialisasikan kepada masyarakat Situbondo sejak 3 bulan lalu.
"Kuota haji reguler 2025 Situbondo 949 orang, juga ada cadangan sebanyak 224 orang. Jumlah ini bertambah dibandingkan kuota haji reguler 2024 hanya 863 orang," kata Adi Ariyanto lewat telepon, Sabtu 25 Januari 2025.
Sebagian besar jemaah calon haji Situbondo, ungkap dia, sudah mulai melengkapi dokumen persyaratan. Seperti, pembuatan paspor dan bio-visa atau biometrik untuk bisa.
"Sampai minggu ketiga Januari 2025, sudah 411 jemaah calon haji menyelesaikan pembuatan paspor haji. Tapi, baru 243 jemaah calon haji yang menyelesaikan syarat wajib biometrik untuk bisa perekaman data fisik, sidik jari serta retina mata dan wajah," ungkapnya.
Syarat wajib biometrik untuk visa atau bio-visa, Adi Ariyanto menjelaskan, menjadi pekerjaan tambahan bagi Kemenang kabupaten/kota. Karena, proses biometrik untuk visa tidak dilakukan lagi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
"Tapi, mulai ibadah haji 2025, syarat wajib biometrik untuk visa atau bio-visa proses perekaman data fisik jemaah calon haji dilakukan di masing-masing daerah atau kabupaten/kota," jelasnya.
Mengenai pembiayaan ibadah haji 2025, Adi Ariyanto mengatakan, masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembiayaan Ibadah Haji 2025. "Tahun lalu (2024) rata-rata biaya haji sekitar Rp 56 juta. Tahun ini akan kami sampaikan setelah ada Perpres," katanya.
Advertisement