Forwas Gandeng Unusida Diskusi Pengelolaan Sampah di Sidoarjo
Persoalan sampah di Sidoarjo, masih menjadi polemik di tengah masyarakat, ketika tidak dikelola dengan baik. Menanggapi kondisi tersebut, Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) menggandeng mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), menggelar diskusi tentang pengelolaan sampah dan lingkungan di kota Delta.
Diskusi digelar di Halaman Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Kabupaten Sidoarjo, Sabtu, 25 Januari 2025.
Berdasarkan data DLHK Sidoarjo, setiap warga menghasilkan rata-rata 0,59 kilogram sampah per hari. Bahkan ada hampir 1.200 ton sampah masuk tiap harinya.
Diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa menyoroti berbagai persoalan, mulai dari dampak sampah yang memicu banjir hingga potensi pengolahan sampah menjadi energi alternatif seperti listrik atau bahan bakar ramah lingkungan.
“Diskusi seperti ini diharapkan mampu membuka ruang dialog. Mahasiswa dapat menyampaikan hasil pengamatan mereka di lingkungan masing-masing. Kami siap mendiskusikan solusi bersama,” ujar Suyanto Asmoro, anggota Tim Sosialisasi DLHK Sidoarjo.
Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig menyambut baik ide-ide dari mahasiswa. Ia mendorong kolaborasi lebih lanjut, termasuk dalam bentuk penelitian atau inovasi.
“Kami berharap mahasiswa memberikan saran atau pandangan baru terkait pengelolaan sampah. Misalnya, bagaimana generasi muda di era digital bisa berkontribusi dalam pengawasan dan pengelolaan sampah,” kata Amig.
Sementara itu, Ketua Forwas, M. Taufik, juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah. Ia mengusulkan adanya gerakan yang mengedukasi masyarakat secara kreatif.
“Misalnya, kita viralkan permasalahan sampah atau kebiasaan buang sampah sembarangan. Tapi, jangan sampai menjatuhkan. Justru harus ada edukasi yang benar sesuai prosedur pengelolaan sampah,” ujarnya.
Menurutnya hal itu bisa menjadi letupan kecil yang bisa berdampak besar mungkin bagi lingkungan. Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan solusi konkret dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Sidoarjo.
Advertisement