Krisis Catalonia, KBRI Minta WNI Waspada
Madrid: Menyusul pascadeklarasi kemerdekaan sepihak Catalonia, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid mengimbau warga negara Indonesia di Spanyol, khususnya di Barcelona untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan diri.
Imbauan itu disampaikan KBRI Madrid dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 28 Oktober 2017, seperti dikutip dari Antara.
Pihak KBRI juga mengimbau para WNI di Spanyol untuk menghindari tempat-tempat keramaian dan membuka komunikasi dengan KBRI Madrid dan sesama WNI.
KBRI Madrid telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan WNI di Barcelona dan sekitarnya, antara lain, dengan Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Koordinator WNI di Barcelona dan sekitarnya, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Spanyol, dan Ketua PPI Barcelona.
Bagi WNI yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline perlindungan WNI KBRI Madrid pada nomor 34619312380 dan alamat KBRI Madrid di Calle de Agastia, 65, Madrid dengan nomor telepon 34914130294.
WNI di Spanyol juga dapat berkonsultasi dengan Kantor ITPC Barcelona yang beralamat di Carrer d'Aribau, 250, 08006 Barcelona pada nomor telepon 34934144662 dan 34608683018 dengan Kepala ITPC Barcelona Muhammad Deden.
Selain itu, WNI yang memerlukan informasi juga dapat menghubungi PPI Barcelona pada nomor 34654341834 dengan Ketua PPI Spanyol William dan Komunitas Diaspora/Masyarakat Indonesia di Spanyol dengan saudara Abie Kurniaman pada nomor 34654734636.
Sebelumnya, pada Jumat, 27 Oktober 2017, kemarin, Catalonia menyatakan deklarasi kemerdekaan sepihak setelah mengadakan refrendum pada 1 Oktober lalu.
Namun, referendum itu dinyatakan tidak sah oleh Mahkamah Konstitusi Spanyol karena melanggar konstitusi.
Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa Indonesia tidak mengakui kemerdekaan Catalonia dan tidak mendukung pemisahan Catalonia dari Spanyol.
"Indonesia tidak mengakui pernyataan sepihak kemerdekaan Catalonia," kata pernyataan dari Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi seperti dilansir pada laman resmi Twitter Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Sabtu. (kuy)
Advertisement