Korsleting Listrik, Rumah Warga Kedungadem Bojonegoro Terbakar, Kerugian Rp150 Juta
Satu unit rumah milik warga di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan terbakar pada Selasa malam, 10 Maret 2026. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga membesar dan melahap bangunan rumah.
Rumah yang terbakar diketahui milik Suwarti,59, tahun, seorang petani yang tinggal di Dusun Takolan, Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 22.35 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian memicu percikan api dan dengan cepat membesar hingga membakar rumah beserta isinya.
Laporan kejadian disampaikan oleh Mulyadi Widodo,42, tahun, selaku Kepala Desa Kendung kepada petugas pemadam kebakaran.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menerima laporan sekitar pukul 23.00 WIB. Tak lama kemudian, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian. “
Petugas berangkat pada pukul 23.03 WIB dan tiba di tempat kejadian kebakaran sekitar pukul 23.10 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 01.30 WIB.
Rumah milik Suwarti yang terbakar memiliki ukuran sekitar 5 x 11 meter. Api tidak hanya melalap bangunan rumah, tetapi juga berbagai barang di dalamnya. Sejumlah barang yang ikut terbakar antara lain sepeda motor serta berbagai perabotan rumah tangga. Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Dalam proses penanganan kebakaran, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran, masing-masing dari Pos Kedungadem dan Pos Baureno. Sebanyak enam personel diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Pos Damkar Kedungadem.”Dua kendaraan kita kerahkan,” ujar Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, dalam keterangannya Rabu 11 Maret 2026.
Berkat kerja cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi listrik yang sudah lama atau tidak terawat dengan baik.
Advertisement