Kongres Pemilihan Ketua PSSI Jatim Ditunda
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Jawa Timur resmi menunda pelaksanaan Kongres Pemilihan Ketua PSSI Jatim. Padahal, sesuai rencana kongres akan diselenggarakan, 12 Januari 2025.
Penundaan ini berdasar surat PSSI Pusat nomor 6794/PGD/894/XII-2025 yang ditandatangani Sekjen PSSI, Yunus Nusi, 10 Desember 2025.
"Ini Ketum (Erick Thohir) minta agar kongres PSSI di seluruh Indonesia, ada 17 PSSI provinsi, ditunda dulu sampai waktu ditentukan kemudian," kata Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB, Kamis, 11 Desember 2025 malam.
Ia menjelaskan, ada empat poin yang menjadi pertimbangan PSSI Pusat dalam surat tersebut. Pertama, kondisi bencana alam yang terjadi khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera, Kedua, pemerintah sedang merencanakan revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), termasuk penetapan kembali cabang olahraga prioritas menjadi 21 cabor prestasi, di mana sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang ditetapkan sebagai prioritas nasional.
Ketiga, penguatan kerja sama lintas kementerian/lembaga untuk mengoptimalkan pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi daerah melalui dukungan APBD sesuai revisi Permendagri Nomor 22 Tahun 2011, serta lahirnya Permendagri Nomor 27 Tahun 2024 yang membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset daerah dengan pihak ketiga. Sehingga pengelolaan stadion dan sarana olahraga daerah dapat melibatkan sektor swasta. Keempat, pelaksanaan sosialisasi Statuta PSSI Edisi Tahun 2025 dan Peraturan Organisasi PSSI Tahun 2025.
"PSSI Pusat resmi mencabut rekomendasi dan menunda seluruh tahapan kongres biasa dan asosiasi lainnya sampai batas waktu yang ditetapkan kemudian," kata Riyadh.
Selanjutnya, pria yang juga Anggota Exco PSSI Pusat itu menerangkan, akan ada penunjukan Plt Ketua yang dikeluarkan oleh PSSI Pusat menyesuaikan jadwal habisnya masa jabatan. Dia menyebut, nantinya Plt yang kemudian akan melanjutkan jalannya roda organisasi dan program-program kerja yang telah ditetapkan dalam kongres tahunan.
"Tugas utama Plt memastikan organisasi tetap berjalan dan menyiapkan proses pemilihan ini," pungkasnya.