Warga Mojoroto, Kota Kediri, Dilatih Cara Membuat Kompos
Warga lingkungan RW 10 Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos. Mereka juga diajari metode penanaman bibit sayuran, Sabtu, 7 Febuari 2026. Pelatihan diberikan sejumlah Mahasiswa Universitas PGRI (UNP) Kediri yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Ketua Kelompok KKN, Azza Abu Muqoffin, mengatakan, penanaman bibit sayuran dilakukan di area taman yang baru saja dibuat para peserta KKN secara gotong royong. Ada sekitar 5 jenis bibit sayuran yang ditanam diantaranya cabe, kangkung, terong dan tomat.
Ada 5 jenis bibit tanaman yang sengaja didatangkan dari Nganjuk. Setelah dilakukan penanaman, sisa bibit akan didistribusikan kepada warga di tiga RT yaitu RT 29, RT 31 dan RT 32.
“Kami ingin mempercantik lingkungan yang ada disini sekaligus ini juga bagian dari ketahanan pangan," ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNP. Program KKN Mahasiswa UNP akan berlangsung selama tiga Minggu. Total mahasiswa yang terlibat dalam program KKN di lingkungan RW 10 sebanyak 38 orang
"Kami mengadakan sosialiasi terkait pengomposan serta sosialiasi penanaman bibit. Warga sekitar sini kami ajak belajar bersama cara membuat kompos yang baik dan tidak bau," terangnya.
Sementara itu, Andi Kurniawan, selaku dosen pembimbing, berharap kegiatan seperti ini bisa terus bekelanjutan. Ia menganggap program tersebut mendapat respon sangat baik dari warga.
"Warga bisa melanjutkanya ketika kita nanti sudah meninggalkan lokasi KKN. Jadi ada faedah atau manfaat yang kita tinggalkan disini," ucapnya.
Tidak lupa dalam kesempatan itu ia mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu terlaksananya program KKN mahasiswa UNP.
"Antuisme warga Kelurahan Mojoroto luar bisa, kita juga disambut dengan baik. Kita diberi tempat tinggal sementara dan akses untuk kegiatan kegiatan yang kita laksanakan di Kelurahan Mojoroto Kediri," kata Dia.
Advertisement