Kiai Kampung Pertanyakan Komitmen Soekarwo pada Gus Ipul
Surabaya : Pasca Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendaftar Bacagub ke Partai Demokrat, Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) mengingatkan kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) terkait komitmen untuk mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai penerusnya.
Fahrur Rozi, koordinator FK3JT kepada wartawan, Senin 2 Oktober 2017 membeberkan adanya MoU (Memorandum of Understanding) tertanggal 12 Januari 2013 di Kediri yang saat itu ditandatangi oleh Soekarwo dan Gus Ipul dengan disaksikan lima kiai yang turut tandatangan yang dibubuhi materai 6000.
"Hanya mengingatkan Pakde Karwo karena secara individual, Pakde Karwo punya MoU dengan para kiai waktu itu di Ploso tahun 2013 untuk memberangkatkan Gus Ipul sebagai penerus beliau sebagai gubernur," ujar Fahrur Rozi.
Ia mengatakan, sebagai ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Pakde Karwo juga diminta menjelaskan komitmen tersebut kepada DPP Partai Domokrat sebagai pertimbangan DPP sebelum memutus siapa yang akan diusung di Pilgub Jatim mendatang.
"Secara moral, secara adat ketimuran belaiu pernah berjanji untuk mendukung Gus Ipul menjadi gubernur, Pakde Karwo sebagi ketua DPD dan juga pengurus DPP bisa menjelaskan itu," kata dia.
Dalam surat yang dibuat sebelum pencalonan KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) jilid II memuat 5 poin. Sedangkan yang secara spesifik terkait komitmen tersebut tertuang dalam poin 4 yang menyatakan, "Gubernur Jawa timur terpilih memberikan peluang dan wewenang kepada wakil gubernur secara proporsional dan mempersiapkan wakil gubernur untuk untuk menjadi gubernur periode berikutnya," begitu bunyi poin nomer empat.
Lima kiai yang turut tendangan dalam surat tersebut diantaranya : KH Zainuddin Jazuli, KH Nurul Huda Jazuli, KH Idris Marzuki, KH. Anwar Mansur, dan KH. Anwar Iskandar.
Sekadar diketahui, saat proses pencalonan pilkada tahun 2013, saat itu Gus Ipul dan Pakde Karwo sebenarnya nyaris berpisah untuk mencalonkan sendiri-sendiri. Namun saat itu, mereka akhirnya kembali bersatu dengan menandatangani beberapa komitmen bersama.(wah)