Ini Komentar Pengamat Soal Penampilan Jokowi
Surabaya: Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI digelar. Di sidang itu Presiden Joko Widodo, terlihat beda.
Ia Tidak mengenakan jas seperti biasanya, Jokowi tampak menggunakan baju adat Bugis, paduan busana hitam dengan bawahan bernuansa oranye-merah, juga lengkap dengan penutup kepala.
Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Haryadi, mengatakan busana yang dikenakan Jokowi itu memperlihatkan kepercayaan diri seorang Presiden.
"Dari body language, terkesan betapa beliau amat percaya diri dan amat menguasai konstelasi politik nasional," ujarnya kepada Ngopibareng.id, Rabu (16/8) siang
Sementara dalam pidato kenegeraanya, Presiden menyampaikan pemerataan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan. Menurut Haryadi, dari substansi pidatonya, Presiden memang sedang fokus perihal apa yang sedang dan diangankannya untuk bangsa ini.
"Pidatonya soal ke-Indonesiaan dan apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukannya," ujar Haryadi yang juga pengajar di Departemen Politik, Fisip Universitas Airlangga.
Dengan demikian, menurutnya, Jokowi seakan makin meneguhkan karakter kepemimpinannya, yang terkategori otentik.
"Karena ia bertutur pada apa-apa yang secara faktual telah dilakukannya," tandasnya. (frd)