Jumlah Pergerakan Mudik di Jatim Diprediksi Tembus 18,7 Juta
Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, melakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 8 Maret 2025.
Dudy mengatakan, koordinasi ini dilakukan mempersiapkan kegiatan arus mudik yang akan berlangsung di momen Idul Fitri 1446 H.
Ia mengatakan, pada momen Lebaran kemungkinan terjadi peningkatan jumlah pemudik karena waktu libur yang cukup panjang.
"Full, angkanya nanti akan kami sampaikan pada saat ada di DPR. Kami ada survei yang nanti kami akan sampaikan secara detail nanti. Jadi ada peningkatan yang yang harus kita antisipasi, bagaimana menyikapi peningkatan ini," ujar Dudy usai pertemuan.
Untuk itu, pada kesempatan ini ia ingin memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap. Selain itu, ia juga mendorong pemerintah daerah menyiapkan rest area.
"Khususnya kendaraan roda dua, dan hal-hal yang lain yang berkaitan dengan pelayanan atau untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik," tuturnya.
Hal tersebut menurutnya penting karena Jatim merupakan daerah asal dan tujuan pemudik yang cukup tinggi secara nasional.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, memang akan ada peningkatan mengingat kebijakan work from home, ditambah adanya Hari Raya Nyepi sehingga akan puncak mudik diprediksi maju.
"Data dari Pak Menteri tadi di Jawa ini ada 103,7 juta orang yang akan mudik. Jadi, dari 103,7 juta ada 18,7 juta yang akan mudik di Jatim," terangnya.
Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan segala kebutuhan secara maksimal sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemudik. "Kami semua siap bersinergi dengan semua arahan-arahan beliau, terutama roda dua hati-hati, kemudian rest area, dan lainnya lengkap sekali," pungkas Khofifah.
Advertisement