Jip Wisata Bromo Terjun ke Jurang 70 Meter, Sopir Selamat
Kecelakaan jip wisata kembali terjadi di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Kali ini, jip terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 70 meter hingga rusak parah. Meski demikian, sopir jip dilaporkan selamat.
Kecelakaan tunggal itu terjadi di jalur wisata Bromo. Tepatnya, di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat, 27 Juni 2025 dini hari. Jip hardtop yang dikemudikan Ariel Riski Oktaviano mengalami kecelakaan dan terperosok ke jurang setelah menabrak pembatas jalan.
Insiden terjadi sekitar pukul 02.30 WIB ketika Ariel sedang dalam perjalanan menjemput tamu wisatawan di kawasan Puncak Vilas Bromo. Saat melintasi ruas jalan kembar di Desa Wonokerto, mobil yang dikemudikannya diduga kehilangan kendali akibat sopir terkena pantulan cahaya dari kendaraan lain.
Kepala Desa Wonokerto, Heri menceritakan, kecelakaan itu bermula saat pengemudi jip berpapasan dengan mobil dari arah berlawanan.
“Pantulan lampu kendaraan lain membuat pengemudi jip tak fokus, sehingga terlalu menepi hingga roda menghantam pembatas jalan dan terjun ke jurang,” katanya.
Meski kendaraan rusak berat, Ariel dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Usai menerima laporan dari warga, petugas jaga Polsek Sukapura langsung menuju lokasi dan melakukan pengecekan awal serta memastikan kondisi pengemudi.
Diperoleh laporan, Ariel sempat berhasil keluar dari jipnya yang terguling di jurang pertama. Namun kendaraan masih tersangkut di jurang berikutnya yang memiliki kedalaman sekitar 70 meter. Mengingat medan yang sulit, proses evakuasi mobil baru dijadwalkan pada Senin, 30 Juni 2025.
Lokasi kecelakaan itu berada di jalur yang sempit dan berkelok tajam. Kondisi jalan yang gelap diduga ikut memicu terjadinya kecelakaan.
Pihak medis telah memberikan perawatan kepada korban. Berdasarkan hasil observasi, kondisi Ariel stabil dan tidak memerlukan penanganan intensif lanjutan. Sopir jip tersebut saat ini masih dalam pengawasan untuk memastikan tidak ada trauma lanjutan.
Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bitha Kumala, mengimbau kepada pengendara agar lebih waspada saat melintas di jalur ekstrem di Desa Wonotoro.
'Kami imbau seluruh warga dan wisatawan agar mematuhi rambu lalu lintas dan tetap berhati-hati, khususnya di jalur yang rawan seperti ini,” katanya.
Advertisement