Profil Kiper Persewangi M. Zaki, yang Sukses Gagalkan 4 Penalti Persinga Ngawi
Persewangi Banyuwangi sukses menjadi juara Liga 4 Jawa Timur (Jatim). Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor tidak terkalahkan selama 14 kali pertandingan yang dijalani Persewangi selama kompetisi Liga 4 Jatim bergulir. Prestasi ini tak lepas dari performa kiper Persewangi Muhammad Zaki Ali Sapari yang luar biasa.
M. Zaki, panggilannya, selalu tampil baik dalam setiap laga Persewangi. Dia selalu bisa mengambil keputusan yang tepat untuk memastikan gawang Persewangi tidak kemasukan bola. Kapan dia harus berada di area gawang dan kapan harus keluar untuk menghalau bola.
Dia juga berperan penting dalam kemenangan Persewangi pada laga Final Liga 4 Jatim melawan Persinga Ngawi, Minggu, 23 Februari 2025. Dalam laga penting ini, Zaki berhasil menepis empat tendangan penalti. Satu tendangan penalti yang terjadi pada saat pertandingan dan tiga sisannya pada babak adu penalti. Seluruh tendangan penalti itu berhasil digagalkan dengan baik dan penuh percaya diri.
Kiper yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Alex Saununu ini memang belum dikenal masyarakat luas. Namun M. Zaki memiliki darah sebagai penjaga gawang handal. Sebab dia adalah anak dari kiper legendaris Mukti Ali Raja. Mukti Ali Raja pernah menjadi kiper di beberapa klub papan atas di Liga Indonesia, seperti Persija, dan PSM Makasar.
“Saya sangat bersyukur. Apa yang tadi saya lakukan tidak bisa saya lakukan tanpa kehendak, izin Allah SWT,” kata M. Zaki.
Dalam pertandingan Final melawan Persinga, M. Zaki sempat kebobolan. Namun menurutnya, hal itu justru menguji mental bertanding seorang pemain. Saat itu dirinya berpikir masih banyak waktu sehingga tidak boleh terpengaruh dengan keadaan dan harus terus berjuang. “Dan kita berjuang sebaik mungkin,” ungkapnya.
Dalam laga penting ini, ibunda M. Zaki datang langsung menyaksikan, penampilan mengesankan M. Zaki dalam membawa Persewangi menang dan tampi sebagai juara merupakan pembuktian bagi ibunya bahwa ibunya membesarkan seorang pria bukan seorang anak laki-laki. “Saya memberikan performa Saya yang terbaik,” ujarnya.
Advertisement