Hajar Saint Kitts 4-0, Ranking FIFA Indonesia Naik Posisi 120, Malaysia Terpuruk
Kabar positif datang dari Timnas Indonesia setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Hasil tersebut berdampak pada kenaikan posisi di ranking dunia.
Berdasarkan rilis resmi FIFA pada Sabtu, 28 Maret 2026, Indonesia kini menempati peringkat ke-120 dunia dengan koleksi 1.148,70 poin. Posisi ini naik satu tingkat dari sebelumnya di urutan ke-121.
Indonesia Naik, Malaysia Turun Drastis
Di saat Indonesia mengalami kenaikan, hasil sebaliknya dialami Timnas Malaysia. Tim berjuluk Harimau Malaya itu harus turun drastis ke posisi 135 dunia.
Penurunan ini tidak lepas dari sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA dan AFC akibat kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Sanksi tersebut membuat Malaysia kehilangan dua kemenangan penting di kualifikasi Piala Asia 2027. AFC memutuskan Malaysia kalah 0-3 dalam dua laga tersebut, sekaligus mengubur peluang mereka lolos ke putaran final.
Putusan sanksi ini sebelumnya telah diperkuat oleh CAS, yang mengesahkan hukuman terhadap federasi sepak bola Malaysia (FAM).
Thailand dan Vietnam Teratas di ASEAN
Di kawasan Asia Tenggara, Timnas Thailand masih menjadi yang terbaik dengan menempati peringkat ke-96 dunia (1.243,27 poin).
Sementara itu, Timnas Vietnam berada di posisi ke-103 dengan 1.216,00 poin. Vietnam bahkan naik lima peringkat dan dipastikan lolos ke Piala Asia 2027, imbas sanksi yang diterima Malaysia.
Daftar 10 Besar Ranking FIFA Maret 2026
Posisi puncak ranking FIFA masih ditempati oleh Timnas Spanyol dengan 1.877,18 poin. Di bawahnya terdapat Timnas Argentina dan Timnas Prancis.
Berikut 10 besar ranking FIFA:
Spanyol
Argentina
Prancis
Inggris
Brasil
Portugal
Belanda
Maroko
Belgia
Jerman
Posisi Indonesia dan Malaysia
Indonesia: peringkat 120
Malaysia: peringkat 135
Momentum Positif Timnas Indonesia
Kenaikan peringkat ini menjadi sinyal positif bagi Indonesia yang terus menunjukkan perkembangan di level internasional. Konsistensi performa dan hasil pertandingan akan sangat menentukan langkah selanjutnya untuk menembus peringkat yang lebih tinggi.
Sebaliknya, Malaysia harus segera berbenah setelah sanksi yang berdampak besar terhadap posisi dan peluang mereka di kompetisi internasional.
Advertisement