Giliran Panahan Dicurangi, Atlet Bernyanyi 'Aku ra popo'
Kuala Lumpur: Atlet Indonesia kembali menjadi korban kecurangan tuan rumah Malaysia di ajang Sea Games 2017.
Setelah semalam Timnas Sepak Takraw Indonesia memilih walk out dari saat melawan Malaysia, sore tadi giliran cabang olahraga panahan yang dikerjai.
Ceritanya, pada perebutan medali emas panahan di nomor beregu putri recurve yang Berlangsung di MSN Archery Centre, Kuala Lumpur, tiga Srikandi Indonesia Diananda Choirunisa, Titik Kusumawardani, dan Linda Lestari harus puas membawa pulang medali perak.
Awalnya, ronde pertama direbut oleh Malaysia karena salah satu bidikan wakil Indonesia hanya mencapai lima poin. Total poin di ronde pertama adalah 58-50 untuk tim tuan rumah. Di babak kedua tim meraih poin imbang dengan 55-55. Skor menjadi 1-3, masih untuk keunggulan Malaysia.
Namun sebenarnya Indonesia bisa merebut medali emas di nomor ini. Sebab, di set ketiga, jumlah skor kedua tim lagi-lagi imbang dengan total 50-50, seperti yang sempat direkam oleh akun@BadmintonTalk.
Namun kemudian wasit merevisi hasil ini dan menambah satu poin untuk Malaysia.Alasannya, salah satu bidikan wakil Malaysia berada di garis antara poin delapan dan sembilan. Sesuai peraturan, jika mengenai garis, maka poin yang lebih tinggilah yang dihitung.
Dengan begitu, medali emas jatuh ke tangan tuan rumah yang terdiri dari Nur Aliya Ghapar, Nuramalia Haneesha Mazlan, dan Nur Afisa Abdul Halil dengan total skor 5-1. Terkait kejadian ini, belum ada tanggapan resmi dari kontingen Indonesia.
Yang pasti tim panahan Indonesia tetap bersemangat. Kekalahan itu kemudian disambut nyanyian 'Aku Ra Popo' dari tim putra Indonesia, yang mencoba menghibur Diananda dan kawan-kawan.
"Malaysia itu kalau tim memang bagus ya. Soalnya kan dia juga dibina sama pelatih dari Korea. Sedangkan Korea itu top ya, juara dunianya dari sana," kata Diananda yang siap membalas di nomor berikutnya. tom