Film Alas Roban, Menguak Teror Jalur Pantura
Film berjudul Alas Roban siap meneror penonton mulai Januari 2026. Film ini bergenre horor ini misteri yang terjadi di hutan paling angker jalur pantai utara jawa ini. Kabut tipis dan rimbunnya pepohonan di jalur legendaris Alas Roban, Kabupaten Batang, bukan sekadar pemandangan alam biasa bagi para pengendara. Namun tanjakan curam dan tikungan tajamnya, tersimpan memori kolektif tentang misteri yang telah mengakar sejak dekade 1990-an.
Menurut Produser film, Oswin Bonifanz, menjelaskan bahwa film "Alas Roban" ini berdasar pada riset. Menurutnya film ini bukan berangkat dari imajinasi kosong. Proses riset sendiri mulai sejak November 2023, melibatkan penelusuran lokasi langsung dan wawancara dengan narasumber setempat.
"Kami melakukan ritual 'permisi' kepada leluhur setempat sebelum syuting di bulan Juni. Meski ada pengalaman tak biasa dialami kru, kami menganggapnya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai historis dan kultural lokasi tersebut," ungkap Oswin.
“Kami mulai penulisan November 2023 dengan mulai dari persiapan, survei, gonta-ganti cerita, dan menggali kisah Alas Roban. Selanjutnya adalah proses syuting sekitar bulan Juni. Tentang kendala teknisnya pasti ada. Namun berkat kerja sama tim dan bantuan warga setempat, termasuk melakukan ritual permisi, alhamdulillah semuanya lancar,” jelasnya.
Oswin sendiri mengakui ada cerita dari kru dan pemeran terkait pengalaman tak biasa selama proses produksi berlangsung. Namun, menurutnya hal tersebut lebih sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi yang memiliki nilai historis dan kultural. “Mungkin bukan gangguan, lebih ke kita syuting di tempat orang. Ada leluhur yang perlu dihargai. Karena sudah izin dan niatnya baik, semua dilancarkan,” ungkapnya.
Sinopsis Film
Untuk memperkuat kesan autentik dan mencekam, film ini mengambil latar waktu tahun 1990-an. Penggunaan elemen musik era tersebut, termasuk lagu-lagu legendaris dari almarhumah Nike Ardilla, dipastikan akan membawa penonton kembali ke masa ketika Jalur Ponco Wati masih dikenal sangat rawan dan sunyi. Meskipun saat ini infrastruktur jalur Alas Roban telah jauh lebih aman dengan adanya jalur lingkar beton, memori tentang "keangkeran" hutan belantara Batang tetap abadi.
Kisah mistis Alas Roban inilah yang kemudian diangkat ke layar lebar. Film yang merupakan kolaborasi antara Unlimited Production, Narasi Semesta dan Legacy Pictures ini mengikuti kisah Sita (Michelle Ziudith), seorang ibu tunggal saat perjalanan menuju Semarang untuk memulai hidup baru. Sita membawa putrinya, Gendis (Fara Shakila). Malapetaka terjadi saat kendaraan mereka melintasi jalur Alas Roban. Gendis jatuh sakit secara tidak wajar.
Peristiwa ini memicu rentetan teror mistis yang mencekam. Dengan bantuan Tika (Taskya Namya) dan Anto yang memahami legenda setempat, Sita harus berpacu dengan waktu dan menghadapi pilihan berbahaya demi menyelamatkan nyawa buah hatinya. Jangan lewatkan petualangan mistis penuh adrenalin ini. Film Alas Roban yang juga dibintangi oleh Rio Dewanto dan Dewi Perssik ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.
las Roban adalah jalur jalan legendaris yang terkenal angker yang berada Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Jalur darat ini menghubungkan Semarang dan Batang dan terkenal dengan tanjakan curam, hutan lebat, cerita mistis hantu penunggu. Terkenal angker karena sejarahnya, termasuk pembangunan Jalan Raya Pos di era Daendels yang memakan banyak korban jiwa. Banyak cerita mistis tentang hantu penunggu hutan dan kejadian aneh yang dialami pengendara. Banyak kecelakaan tak wajar ada dalam wilayah tersebut.
Penulis: Nurul Huda
Advertisement