Dorong Kemajuan UMKM, Mahasiswa UNP Kediri Beri Pendampingan Digital Marketing Melalui Medsos
Puluhan mahasiswa UNP (Univetsitas Nusantara PGRI ) Kediri memberikan pendampingan pada para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dilingkungan Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto. Pendampingan yang diberikan yakni metode memasarkan produk UMKM milik warga secara digital (Digital Marketing).
Produk UMKM yang dipasarkan melalui media sosial tik tok berupa makanan, jenis kue dan nasi tumpeng. Para mahasiswa ini juga berkontribusi dalam pembuatan titik kordinat lokasi penjualan melalui aplikasi Google Maps. Mereka juga turut serta membantu membuat logo dan baner.
"Semula langkah awal yang sudah kita kerjakan pertama survey lokasi. Lalu kebetulan usaha produk makanan ibu Ria Rukmana belum memiliki logo jadi kita membantu membikinkan logo. Banernya juga rusak kita bantu bikin juga. Selain itu kita juga bikin konten," terang Anastasya Dinda Pramesti Mahasiswi Semesetar 7 Prodi Manajemen, Rabu, 11 Febuari 2026
Anastasya mengaku, berupaya mengimplementasikan semua ilmu manajemen yang ia peroleh dari kampus untuk membantu para pelaku UMKM. Salah satunya, Ria Rukmana. Selama merintis usaha membuat roti dan nasi tumpeng kurang lebih 4 tahun dia memasarkan barang daganganya secara konvensional yakni dengan cara titip di beberapa sekolah.
Karena alasan itulah, kemudian muncul ide atau gagasan dari mahasiswa UNP untuk membantu mengembangkan usaha Ria Rukmana dengan memasarkanya secara digital.
"Semoga dengan adanya dukungan dari kami, usaha Bu Ria Rukmana semakin lancar, penjualannya lebih meningkat dan branding-nya di sosial media semakin terus bertambah," harapnya.
Sementara itu, dosen pembimbing, Rizki Burstando, mengatakan, pendampingan yang dilaksanakan oleh para mahasiswanya saat ini sudah berlangsung hampir satu bulan. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakoni para Mahasiswa UNP Kediri akan segera berakhir dalan waktu dekat
" Kenapa kita arahkan ke pendampingan UMKM ? karena sesuai project dari Pemerintah Kota Kediri. Ada beberapa segmen yang perlu digarap oleh para mahasiswa arahannya ke situ. Mulai dari masalah stunting dengan melakukan pendampingan ke posyandu, urban farming, ada juga yang UMKM, para mahasiswa ini melihat ada yang perlu dibantu makanya larinya ke situ," jelas dia.