Di Tengah Rupiah Melemah, UMKM Bojonegoro Sukses Tembus Pasar Internasional
Di saat nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bojonegoro justru berhasil mencetak prestasi membanggakan di kancah global.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro sukses membawa produk-produk unggulan UMKM ke Middle East Organic and Natural Product Expo (Halal Trade Expo) Dubai 2024, yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.
Keikutsertaan ini menjadi langkah besar bagi UMKM Bojonegoro dalam menembus pasar internasional.
Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Dian Adiyanti Adriyanto, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, Dekranasda berperan penting dalam membina dan mengembangkan produk kerajinan agar tetap eksis serta memiliki daya saing global.
“Setidaknya ratusan pelaku IKM/UMKM mulai dari perajin batik, kain painting/lukis, pelepah pisang, rajut, kayu jati, makanan dan minuman telah mengikuti bimtek yang dilaksanakan Dekranasda yang bersinergi dengan Dinas/Instansi di lingkup Pemkab Bojonegoro serta stakeholder terkait,” jelasnya dikutip di laman pemkabbojonegoro pada Sabtu 1 Februari 2025.
Untuk mencapai kesuksesan ini, Dekranasda Kabupaten Bojonegoro telah melakukan berbagai strategi, di antaranya: Mengikuti pameran dari tingkat lokal hingga internasional. Juga mengadakan bimbingan teknis bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk.
Pemerintah Bojonegoro juga bekerja sama dengan berbagai instansi, termasuk dunia usaha dan perbankan serta mengadakan studi banding ke daerah lain guna menambah wawasan pengelolaan UMKM
Setelah melalui berbagai tahapan, akhirnya produk UMKM Bojonegoro berhasil tampil di Middle East Organic and Natural Product Expo (Halal Trade Expo) Dubai 2024, yang diikuti lebih dari 70 negara.
Kabupaten Bojonegoro menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam ajang ini. Produk-produk yang dipamerkan, seperti batik, kain lukis, kayu jati, rajut, serta minuman herbal berbahan dasar daun kelor, bunga telang, jahe sere kunyit, dan teh rosela, mendapat perhatian besar dari pengunjung. Bahkan, beberapa media asing seperti Biz Today International dan Gulf Today meliput aktivitas Dekranasda Bojonegoro di Dubai.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa meskipun rupiah tengah melemah terhadap dolar AS—pada Jumat 31 Januari 2025 tercatat melemah 32 poin ke Rp16.230 per dolar AS—UMKM Bojonegoro tetap mampu bersaing di pasar global. Ke depan, Dekranasda berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan UMKM Bojonegoro agar semakin dikenal di dunia internasional.
Advertisement