Deltras FC Menang di Kandang Persela, Widodo Cahyono Bocorkan Strateginya
Deltras FC sukses mengawali langkah di Pegadaian Championship 2025/26 dengan hasil manis. The Lobster bertandang ke Stadion Surajaya, dan pulang membawa tiga poin usai menundukkan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor tipis 2-1 pada Senin 15 September 2025 lalu.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Deltras. Selain diraih di laga perdana musim ini, hasil positif tersebut juga tercatat di kandang lawan sekaligus memutus tren tanpa kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir kontra Persela.
Strategi Psikologis Jadi Kunci
Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan kunci kemenangan timnya terletak pada pendekatan psikologis kepada pemain. Ia meminta anak asuhnya bermain santai tanpa beban, tetapi tetap fokus dalam memanfaatkan peluang.
“Saya minta pemain menjalankan pertandingan sesantai mungkin, tidak perlu tegang atau nervous. Tapi, kalau ada kesempatan menciptakan peluang atau mencetak gol tetap harus dimanfaatkan,” jelas Widodo dikutip di laman ligaindonesiabaru pada Rabu 17 September 2025.
Pelatih asal Cilacap itu menegaskan aspek mental berperan penting dalam duel pembuka musim. Ia menekankan kepada pemain agar tetap rileks, percaya diri, dan tidak terpengaruh dengan nama besar para pemain Persela.
Selain faktor mental, peran tim analis Deltras juga disebut memberikan kontribusi nyata. Analisis permainan Persela membantu tim lebih siap dalam mengantisipasi serangan lawan.
“Kita pasti punya tim analis untuk membaca permainan lawan,” tambah Widodo.
Jalannya Pertandingan Persela vs Deltras
Deltras langsung tancap gas sejak babak pertama. Gol pertama dicetak Safitra Ramadan Udu pada menit ke-10, disusul penalti Neville Mbamwei Tengeg menit ke-32 setelah wasit memastikan adanya pelanggaran handball lewat VAR. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Persela sempat memperkecil kedudukan lewat penalti Jonathan E. Bustoz pada menit ke-88. Namun, upaya kebangkitan Laskar Joko Tingkir tak cukup untuk membalikkan keadaan, skor akhir tetap 1-2 untuk kemenangan Deltras FC.
Evaluasi Persela Lamongan
Bagi Persela, hasil ini menjadi awal buruk di Championship 2025/26. Pelatih Aji Santoso sudah mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Oswaldo Haay dan memperkuat pertahanan lewat Bustoz, namun permainan tim masih kalah agresif dibanding Deltras.
Deltras sendiri tampil disiplin dengan pressing tinggi dan agresivitas sejak menit awal. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi The Lobster dalam menatap laga-laga berikutnya.
Advertisement