Dari Bengkel Otomotif Sekolah ke Lapangan Kerja Mandiri
Dunia otomotif kini tak lagi sekadar urusan hobi. Di tangan anak muda Sidoarjo, bidang ini berubah menjadi peluang besar untuk mandiri secara ekonomi. Hal itu terlihat dari semangat para peserta pelatihan wirausaha bengkel motor di SMK Krian 2 Sidoarjo, yang mendapat kunjungan langsung dari Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), Jumat, 10 Oktober 2025.
Program hasil kerja sama antara Kemenperin dan Komisi VII DPR RI ini sukses melahirkan generasi muda dengan keahlian teknis sekaligus jiwa wirausaha. Sebagian peserta kini bahkan sudah memiliki bengkel mandiri di berbagai kecamatan di Sidoarjo.
“Saya melihat langsung manfaatnya luar biasa. Mereka bukan hanya bisa memperbaiki motor, tapi sudah bisa membuka lapangan kerja baru,” ujar BHS dengan bangga.
Dalam kesempatan itu, BHS juga menyampaikan kabar gembira. Di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, pemerintah menyiapkan program KUR bunga rendah sekitar 3% tanpa agunan, khusus bagi pelaku usaha muda.
“Anak muda harus berani memanfaatkan peluang ini. Jangan takut memulai usaha sendiri,” pesannya.
BHS menambahkan, potensi ekonomi Sidoarjo akan semakin kuat bila sektor industri kreatif dan otomotif digerakkan oleh wirausaha muda. Ia optimistis pertumbuhan ekonomi daerah bisa kembali seperti tahun 2022, yang sempat menyentuh 7,5 persen.
Selain memberikan motivasi, BHS turut menyerahkan bantuan pribadi bagi 20 siswa kurang mampu dan berjanji memperluas bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).
Guru Teknik Sepeda Motor SMK Krian 2, Andri Wicaksono, mengatakan pelatihan ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM bengkel motor. Mereka mendapat pelatihan langsung dari instruktur Jawa Barat serta alat bantu bengkel dari Kemenperin, dengan dukungan teknis dari Honda.
“Peserta bukan pemula, tapi pelaku usaha yang siap naik kelas. Kami pastikan mereka paham standar industri otomotif nasional,” jelas Andri.
Kunjungan ini disambut hangat oleh peserta dan pihak sekolah. Mereka berharap program serupa terus digulirkan agar wirausaha muda otomotif bisa menjadi tulang punggung ekonomi baru di Sidoarjo.
Advertisement