Lahan Terkena Semburan Sumur di Blora, Petani Hutan Merugi
Semburan minyak bercampur air muncul di Lapangan Migas Kedinding Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) KSO Pertamina EP - KVell Blora Energi (PT KBE) pada Jumat 14 Februari 2025. Semburan itu berdampak pada lahan garapan petani.
Salah satu petani yang terkena dampak semburan itu adalah Rusdi. Petani yang memiliki lahan garapan seluas 2.500 meter persegi ini mengaku tanaman jagungnya terancam mati terkena material semburan. Selain itu, lahan hutan yang digarap juga terancam tak bisa ditanami kembali lantaran tercemar.
Rusdi pun mengaku mengalami kerugian Rp1,5 juta. Jumlah tersebut meliputi biaya 5kg bibit, biaya tanam, biaya tenaga kerja, dan biaya pupuk. Dia pun mengharap ganti rugi.
“Kalau ada ganti rugi ya saya terima, kalau tidak ya bagaimana lagi," ungkap Rusdi pasrah.
Rusdi mengatakan bahwa petani lainnya juga mengalami nasib serupa, bahkan lebih parah. Menurut dia, ada petani yang lahannya tertutup lumpur dan berbagai material sepenuhnya.
“Jadi sulit kalau ditanami lagi," tutur Rusdi.
Terpisah, Kepala Desa Ngraho, Sri Lestari Indajani menyebutkan bahwa kerugian yang dialami petani harus diganti oleh Pertamina. Dia pun telah melakukan koordinasi terkait hal itu.
"Kalau masalah itu (ganti rugi), sudah kami bicarakan. Tapi itu nanti karena Pertamina masih menangani semburan," kata dia.
Terpisah, Komisaris BUMD Blora PT BPE, Lilik Sugiyanto menyebut bahwa PT Kvell Blora Energi (KBE) memang harus bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dan penanganan dampak dari peristiwa semburan tersebut. Termasuk penanganan teknis, penanganan dampak lingkungan, dan penanganan dampak sosial masyarakat.
Sebelumnya, PT KBE mengeluarkan pernyataan resmi bahwa pihaknya telah melakukan pengukuran gas pada area kejadian. Hasilnya, tidak terdapat gas berbahaya seperti hidrogen sulfida.
Namun, pihaknya tetap melakukan penanggulangan lumpur dengan pembuatan jalur manual menuju penampungan. Tujuannya, mencegah semburan masuk ke sungai.
“Semua berfokus pada penanganan bersama," jelas General Manager KSO Pertamina EP - KSO KVELL Blora Energi (PT KBE), Dedi Rinaldi.
Sekadar diketahui, PT KBE merupakan perusahaan hasil kerja sama antar dua anak perusahaan PT Blora Patra Energi. Yakni PT Blora Sarana Sejahtera (BSS) dengan Kvell Energy.
Advertisement