Bupati Lamongan Mantu 31 Pasang Pengantin, Dihadiahi Lagu Bidadari Surga Banyak Mempelai Haru
Janur kuning dengan berbagai motif terpasang di pintu gerbang masuk halaman Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan. Lebih lengkap lagi, hiasan yang sama, rumbai-rumbai janur melengkung dengan tiang di sisi kanan pohon pisang raja, lengkap dengan setandan buahnya yang sudah menguning.
Orang Jawa, pasti tahu kalau hiasan itu adalah tanda ada orang punya hajat temantenan (pernikahan). Dan benar adanya, persis di pintu masuk, terdapat tulisan dengan huruf latin terpigora warna emas terbaca : 'Wellcome Pak Yes Mantu'. Pak Yes merupakan sapaan akrab Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.
Memang, Selasa 12 Agustus 2025, Pemkab Lamongan menggelar nikah masal. Tepatnya Itsbat Nikah 2025, yang diikuti 31 pasang pengantin. Sejumlah mempelai yang mengikuti itsbat nikah beragam. Pasangan termuda berusia 19 tahun dan tertua 58 tahun.
Bagi pengantin wanita semua mengenakan baju pengantin warna putih dan bermake-up. Sedang pengantin pria memakai jas wana hitam dan berkopiah.
Sehingga, jangan heran di acara nikah masal tersebut ada yang terlihat ada pengantin perempuan sedang menyusui balita atau pengantin pria duduk dengan memangku cucunya.
"Anak saya dua. Saya ikut nikah masal ini karena saat nikah siri istri saya masih di bawah umur, "aku Rio Afansyah, asal Kecamatan Brondong.
Lain lagi pengakuan pengantin asal Kecamatan Sugio. Pengantin pria yang enggan disebut namanya ini mengaku mengikuti nikah masal karena ingin memiliki status sah pernikahannya tercatat sesuai aturan pemerintah.
"Sebelumnya, persyaratan saya dulu kurang dan saya sendiri sibuk kerja, "tuturnya.
Tidak berlebihan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sebelum menyerahkan akta nikah kepada para mempelai juga menyatakan hal itu. Bahwa, kegiatan itsbat nikah ini merupakan komitmen Pemkab Lamongan dalam melindungi hak-hak sipil warga.
"Tujuannya, untuk memberikan kepastian hukum, hak-hak sipil dan perlindungan hukum, "katanya.
Dikatakan pula, bahwa status pernikahan yang sah secara hukum sangat penting. Karena dapat berpengaruh dalam hal penetapan anak, persoalan waris, pendidikan anak hingga fasilitas-fasilitas dari negara lainnya.
"Karena dokumen ini dapat digunakan untuk membuat akta kelahiran buah hati, pengurusan waris, administrasi pendidikan anak, dan lainnya, "jelasnya.
Sekedar informasi, selain mendapatkan akta nikah, 31 pasangan pengantin juga mendapatkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Kelahiran bagi pasangan yang sudah memiliki anak.
Sebelumnya, pasangan mempelai sudah melewati alur sidang itsbat. Tepatnya, sejak Juli 2025. Dari 31 pasangan yang mendaftar, seluruhnya berhasil memenuhi syarat yang ditentukan.
Di antaranya, warga asli Lamongan dan merupakan pernikahan dengan istri pertama. Itsbat Nikah 2025 ini kolaborasi antara Pemkab Lamongan bersama TP PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, KUA, Pengadilan Agama, serta Kesra Sekda Lamongan.
Selanjutnya, ketika semua fasilitas itu didapat dari penyerahan langsung dari Bupati Yuhronur Efendi, sejumlah pasangan pengantin tampak gembira. Tetapi, tidak sedikit yang haru hingga menitikkan air mata.
"Saya senang dan bahagia. Sudah dapat buku nikah, "ujar seorang pengantin wanita asal Kecamatan Sekaran, dengan menenteng hantaran.
Semua pasangan menerima hantaran. Termasuk mendapatkan uang sewa pakaian pengantin dan biaya make up. Masing-masing Rp500 ribu.
Acara Itsbat Nikah 2025 digelar dengan nuansa pesta pernikahan umumnya di daerah dan orang biasa. Suguhannya berupa nasi rames dengan minuman es podeng.
Cara penyajiannya pun dilakukan lewat tangan ke tangan. Petugasnya pada anggota Tim Penggerak PKK yang notabene para istri pejabat.
Suasana bertambah meriah ketika Pak Yes menghadiahi sebuah lagu Bidadari Surga dan dilanjutkan tembang Nyidam Sari oleh Ketua Pengadilan Negeri Lamongan, Ali Sobirin.
Acara Istbat Nikah 2025 dihadiri Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, Sekkab Nalikan dan anggita Forkompimda Lamongan. Kebahagiaan pasangan mempelai juga berkesempatan foto bersama dengan bupati dan wakil bupati beserta istri.
Advertisement