Bermain Hujan, Bocah di Lamongan Hilang Tercebur di Kali
Bocah tenggelam akibat terseret arus aliran sungai kembali terjadi di Lamongan. Kali ini, korban juga masih usia anak-anak.
Yakni, Andre Fairys Firdaus, 9 tahun, Warga, Lingkungan Sawo Kecik, Kelurahan/Kecamatan Brondong, Lamongan, kawasan pantura.
Korban diduga terpeleset saat bermain di pinggir kali yang berlokasi di depan rumahnya. Kejadiannya, Selasa 14 April 2026, petang.
Keterangan warga di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu sedang hujan deras. Korban bermain hujan-hujanan di pinggir kali, melihat aliran kali sedang meluap dan arus air sangat deras.
Saat asyik bermain, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh ke dalam aliran kali. Tak pelak, tubuh korban yang masih kecil itu langsung terserat arus dan menghilang.
Mengetahui kejadian itu, spontan ibu korban berteriak dan berlari ke arah kejadian untuk menolong korban. Bahkan, sempat menceburkan diri berusaha mengejar tubuh korbanm
Karena aliran air kali sangat deras, upaya itu tidak berhasil. Tubuh korban lebih dulu hilang tenggelam. Aliran kali menuju ke arah laut.
Warga sekitar secepatnya melakukan pencarian. Kejadian tersebut dilaporkan kejadian yang dilaporkan polsek setempat, dan tidak seberapa lama datang petugas Satpolairud Polres Lamongan.
Secepatnya dilakukan pencarian dengan menyisir aliran kali. Pencarian berhasil, korban ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB.
"Korban ditemukan sejarak kurang lebih 200 meter dari lokasi awal korban terpeleset dan sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.l, Rabu 15 April 2026.
Korban dievakuasi dan dilakukan visum oleh tim medis. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Korban kemudian dibawa ke rumah duka.
Keluarga korban menerima dengan ikhlas kejadian ini dan menganggap sebagai musibah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anakl. Terutama saat bermain di luar rumah ketika hujan deras," pesan Ipda Hamzaid