Benny Butar-Butar Resmi Jadi Dirut ANTARA, Gantikan Akhmad Munir
Pemerintah melalui Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang modal Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita ANTARA resmi melakukan pergantian jajaran direksi. Akhmad Munir diberhentikan dari jabatan Direktur Utama ANTARA dan digantikan oleh wartawan senior Benny Butar-Butar.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Badan Pengaturan BUMN, yang sekaligus menetapkan susunan direksi baru di tubuh Kantor Berita ANTARA.
Daftar Direksi ANTARA yang Diganti
Selain posisi Direktur Utama, sejumlah jabatan strategis lainnya juga mengalami pergantian. Berikut daftar perubahan direksi ANTARA:
Direktur Utama
Akhmad Munir digantikan Benny Butar-Butar
Direktur Pemberitaan
Irfan Junaedi digantikan Virgandi Prayudantoro
Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi
Jaka Sugiyanta digantikan Rachmat Hidayat
Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat transformasi ANTARA sebagai lembaga kantor berita nasional di tengah tantangan industri media dan perkembangan teknologi digital.
Profil Benny Butar-Butar, Dirut Baru ANTARA
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama ANTARA, Benny Butar-Butar sempat menduduki posisi Deputi I Bidang Komunikasi di Badan Komunikasi Pemerintah. Ia dikenal sebagai wartawan senior dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik.
Benny memulai karier sebagai jurnalis di Kantor Berita ANTARA setelah lulus dari Universitas Indonesia. Ia bergabung sebagai wartawan pemula pada 1992, dengan penugasan awal di desk kriminal—pengalaman yang hingga kini ia sebut sebagai tempaan berharga dalam perjalanan jurnalistiknya.
Kariernya terus menanjak hingga pada 2014 dipercaya menjabat Manager Pemberitaan Internasional ANTARA.
Pengalaman Liputan Internasional
Selama berkarier di ANTARA, Benny telah meliput berbagai peristiwa besar, di antaranya: Liputan Perang Bosnia,, Penugasan jurnalistik di Timor Leste dan Kepala Biro ANTARA Tokyo (2006–2008)
Salah satu pencapaian berkesan baginya adalah kesempatan mewawancarai Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda pada 2007, saat bertugas di Tokyo.
Wartawan adalah Passion
Meski pernah menduduki berbagai jabatan strategis, Benny menegaskan bahwa identitasnya sebagai wartawan tidak akan pernah lepas. Menurutnya, kemampuan jurnalistik adalah passion yang akan terus melekat, di mana pun ia berada.
Ia juga kerap berbagi pengalaman kepada wartawan muda, terutama tentang pentingnya penugasan di desk kriminal yang menurutnya mampu membentuk ketangguhan dan ketajaman naluri jurnalistik.
Pengalaman Akademik dan Komunikasi Korporasi
Selain aktif sebagai jurnalis, Benny juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Selama tujuh tahun sejak 2010, ia mengajar di salah satu universitas swasta nasional. Ia juga berpengalaman di bidang corporate communication, termasuk saat bergabung dengan Garuda Indonesia dan Citilink.
Menurutnya, media bukan hanya sarana publikasi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun komunikasi yang sehat dan kredibel.
Profil Singkat Benny Butar-Butar
Nama: Benny Butarbutar. Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 10 Juli 1968
Pendidikan: Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Indonesia (2004–2006)
Pengalaman Profesional: Sekretaris Jenderal PERHUMAS (Desember 2020–sekarang)
Penasehat Senior Hubungan Media dan Komunikasi Perum BULOG (Januari 2019–sekarang)
Staf Pengajar Senior & Penasehat Komunikasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (2018–sekarang)
Senior Lecturer LSPR Communication and Business Institute (2015–sekarang)
Advertisement