Banjir Landa Simo Kalangan, Sampah Jadi Problem
Banjir kembali melanda sejumlah titik di Kota Surabaya, Minggu 4 Desember 2026 malam. Hal ini disebabkan derasnya air hujan yang tidak tertampung dengan baik dalam saluran air.
Banjir cukup parah salah satunya terjadi di Jalan Simo Kalangan. Tak hanya di jalan raya saja, genangan banjir juga masuk ke area pemukiman warga dan perkantoran.
Pantauan Ngopibareng.id, meski sudah surut namun petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya masih siaga dengan tiga unit mobil PMK.
Bahkan, sejumlah petugas masih melakukan upaya penyedotan di sebuah pabrik menggunakan alat portabel.
Rosi salah satu pedagang di kawasan tersebut mengaku hujan deras sudah terjadi sejak sore hari. Namun, karena gorong-gorong yang tidak mampu menampung air dengan baik menyebabkan banjir terjadi cukup tinggi.
"Sampah banyak masuk ke gorong-gorong, jadinya nyumbat, tidak bisa masuk airnya ke gorong-gorong," aku Rosi.
Ia pun cukup resah. Sebab, banjir seperti ini cukup sering melanda apabila terjadi hujan deras dengan waktu lama. Menurutnya, pemerintah perlu rutin melakukan upaya pembersihan gorong-gorong.
"Petugas harusnya sering bersihkan gorong-gorong. Apalagi waktu hujan air dari atas turun ke sini. Kawasan Simo Kalangan yang paling parah, pernah air paling tinggi sampai sepaha orang dewasa," ujarnya.
Sementara itu, Ariyo Teguh selaku Danru Rayon II Tambakrejo, mengatakan, banjir yang terjadi dikarenakan sampah yang menutup gorong-gorong.
"Yang kami temukan saluran air banyak sampah jadi air yang harusnya mengarah ke sungai itu terhalang. Jadi sementara kami bantu pakai alkon (pompa air portabel), kita bersihkan sampahnya, lalu kita buang airnya. Alhamdulillah ini sudah surut," kata Teguh.
Ia mengatakan, sejak sore hari pukul 16.00 WIB pihaknya sudah siaga di lokasi tersebut ketika hujan deras terjadi. Kemudian, beberapa saat banjir pun terjadi dengan cepat hingga mencapai ketinggial 60 centimeter.
Advertisement