Bandara Banyuwangi Resmi Layani Penerbangan Menuju Lombok Pulang Pergi
Bandara Banyuwangi resmi melayani penerbangan rute Lombok-Banyuwangi pulang pergi (PP). Penerbangan ini dilayani maskapai Wings Air. Pembukaan rute Lombok-Banyuwangi ditandai dengan inaugural flight Wings Air di Bandara Banyuwangi, Minggu, 21 Desember 2025, siang. Tiket penerbangan rute Banyuwangi-Lombok dipatok dengan kisaran harga Rp800-900 ribu.
Rute baru ini dilayani dengan armada ATR72-500/600. Penerbangan akan dilakukan empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat take off dari Bandara Internasional Lombok pada pukul 12.30 WITa dan tiba di Bandara Banyuwangi pukul 12.30 WIB. Dari Bandara Banyuwangi, penerbangan pukul 12.55 WIB dan mendarat di Lombok pukul 14.25 WITa.
Hadirnya rute Lombok-Banyuwangi melengkapi sejumlah penerbangan yang telah dilayani Bandara Banyuwangi. Sebelumnya, Bandara Banyuwangi melayani rute Jakarta-Banyuwangi pp (setiap hari), dan Surabaya-Banyuwangi (empat kali sepekan).
Inaugural flight ini dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono; Direktur Keselamatan Keamanan dan Kualitas Wings Air, Capt. Iyus Susianto; Area Manager Lion Group Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, Dyfi Suciyanti; dan Eksekutif General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohammad Holik Muardi.
Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air, Capt. Iyus Susianto, mengatakan Banyuwangi dan Lombok memiliki potensi besar di sektor pariwisata.
"Kami berharap rute ini akan diminati masyarakat maupun wisatawan. Saat ini jadwalnya 4 kali seminggu,” katanya.
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyambut gembira rute baru Lombok-Banyuwangi ini. Menurutnya ini akan memacu geliat pariwisata di Banyuwangi dan Lombok. Rute baru, kata dia, juga akan menjadi pendorong tambahan perekonomian dan pariwisata, utamnya di Banyuwangi.
“Banyuwangi bisa terhubung langsung dengan Lombok, salah satu destinasi favorit wisatawan,” ungkapnya.
Dengan aksesibilitas yang semakin mudah, Mujiono berharap tute ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta investasi di Banyuwangi.
"Momennya pas, dibuka bersamaan dengan momen libur sekolah dan Nataru. Semoga bisa membawa berkah untuk kedua daerah,” harap Mujiono.
Salah satu penumpang, Roman, asal Ukraina mengaku gembira adanya rute ini.
“Ini sangat memudahkan kita. Tidak harus transit ke Bali atau Surabaya, saat akan ke Lombok,” ujarnya.
Andan, warga Banyuwangi memanfaatkan penerbangan pertama untuk mengunjungi kerabatnya di Lombok. Biasanya, dia harus menempuh perjalanan belasan jam, kini cukup hanya sejam.
“Hemat waktu dan harga tiketnya masuk akal,” ujarnya.
Advertisement