Bagikan 2.026 Bibit Pohon Berbatang Keras Kepada Warga, Untuk Dukung Gerakan Sedekah Oksigen
Sebanyak 2.026 bibit pohon dibagikan secara gratis kepada warga, Senin, 5 Oktober 2025. Pembagian bibit pohon gratis ini bagian dari Gerakan Sedekah Oksigen yang dilakukan Pemkab Banyuwangi bersama Perhutani KPH Banyuwangi Raya.
Jenis bibit yang dibagikan adalah jenis tanaman produktif dan kehutanan. Diantaranya, alpukat, durian, sirsak, dan salam. Jenis tanaman tersebut dipilih karena dinilai cocok ditanam di hampir seluruh wilayah Banyuwangi.
Ribuan bibit pohon itu dibagikan pada pengendara yang melintas di depan Kantor Perhutani, di Jl. Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi. Masyarakat yang melintas tampak antusias mendapatkan bibit pohon gratis.
Hadir dalam pembagian bibit pohon tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono. Orang nomor dua di pemerintahan Kabupaten Banyuwangi ini juga turut membagikan bibit kepada warga. Diapun mengapresiasi upaya Perhutani yang mendukung Gerakan Sedekah Oksigen.
“Terima kasih kepada Perhutani yang terus mengawal dan menggalakkan gerakan sedekah oksigen. Semoga aksi ini berdampak pada lingkungan yang semakin sehat, ekonomi rakyat, serta ketahanan ekosistem yang kuat,” ungkapnya.
Gerakan Sedekah Oksigen, menurut Mujiono, sudah dilakukan secara masif sejak tahun 2016. Gerakan ini untuk menumbuhkan budaya menanam pohon secara berkelanjutan. Sejak itu, jutaan pohon telah ditanam di berbagai wilayah Banyuwangi.
Pemkab Banyuwangi terus mengkampanyekan gerakan tersebut melalui berbagai berbagai kebijakan. Salah satunya, mewajibkan ASN yang naik pangkat menyumbang satu bibit pohon.
Seperti yang dilakukan 4.888 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang baru diangkat. Mereka mendonasikan satu bibit pohon berbatang keras sebagai bentuk rasa syukur atas pengangkatan sebagai ASN.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Raya, Mukhlisin, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya mendukung gerakan Sedekah Oksigen, sekaligus upaya melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga lingkungan.
“Ini sinergi dengan program Sedekah Oksigen yang sudah dilaksanakan Pemkab Banyuwangi sejak 2016. Menjadi aksi nyata bersama dalam menjaga lingkungan melalui penghijauan,” terangnya.
Dia menambahkan, selain membagikan bibit kepada warga untuk ditanam secara mandiri, Perhutani juga secara rutin melakukan penghijauan di kawasan hutan. Setiap kali ada kegiatan penebangan selalu diikuti regenerasi.
"Pada 2025 saja, di KPH Banyuwangi Raya sudah ditanam sekitar 500 ribu tanaman kehutanan dan tanaman buah berkayu,” ujarnya.
Advertisement