Ansor Night Fun Run Banyuwangi Lomba Lari dengan Rute Jejak Napak Tilas Berdirinya Ansor
Lomba lari bertajuk ‘Ansor Night Fun Run 5K’ digelar di Banyuwangi pada Sabtu, 20 Mei 2026, malam. Aacara ini digelar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Banyuwangi dalam rangka memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor ke-92.
Sebanyak 700 pelari turut serta dalam event ini. Mereka berasal dari kader Ansor, badan otonom NU, dan masyarakat umum. Dalam kegiatan ini, peserta diajak mengenal sejarah perjuangan para pendiri Ansor melalui rute yang dilalui.
Ansor Night Run ini mengambil start di Gesibu Blambangan. Rute sepanjang 5 kilometer itu melewati sejumlah titik mulai kawasan kelahiran Kyai Saleh Lateng di Kelurahan Lateng, Masjid Agung Baiturrahman, kawasan perliman, hingga finish di Taman Blambangan.
Ketua Ansor RUN, Dani Ainur Rofiq, mengatakan, terdapat jejak perjuangan salah satu pendiri GP Ansor di Banyuwangi, yakni Kyai Saleh Lateng. Bersama KH Abdul Wahab Chasbullah, beliau menjadi ulama penting dalam berdirinya GP Ansor yang dideklarasikan di Banyuwangi pada 24 April 1934.
"Jadi napak tilas sejarah itu kita kemas kekinian melalui event lari ini, sebagai upaya mengenalkan sejarah perjuangan pendiri GP Ansor kepada generasi muda," ujar Dani.
Ia menambahkan, antusiasme peserta terhadap lomba ini cukup tinggi. Selain dari Banyuwangi, sejumlah peserta juga datang dari berbagai daerah seperti Indramayu, Ponorogo, Pasuruan, Situbondo, dan beberapa kota lain.
Ketua GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengapresiasi ide kreatif kader Ansor Banyuwangi yang mampu mengemas napak tilas sejarah dengan konsep yang lebih modern dan dekat dengan anak muda.
"Ini menjadi inisiatif yang bagus dan bisa menjadi culture baru bagi generasi muda. Selain sehat lewat olahraga, juga ada nilai sejarah dan kebersamaan yang dibangun dalam event ini," jelasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Dwi Handayani, turut mendukung kegiatan tersebut karena sejalan dengan penguatan pemuda.
"Dispora sangat mendukung agenda ini, karena selaras dengan visi pembangunan ketahanan jasmaniah dan mentalitas pemuda," terang Yani.
Yani menyebut, kegiatan tersebut menjadi refleksi spiritual mengenang perjuangan pendiri GP Ansor sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan kesehatan jasmani kader muda. Karena selain olahraga lari, acara juga diramaikan oleh Pasar Sahabat yang melibatkan sekitar 20 UMKM binaan Ansor.
"Night Fun Run 5K bukan sekadar mengejar garis finish, tetapi sebagai simbol langkah konsisten pemuda untuk bergerak maju," ujarnya.
Advertisement