Aksi Massa Depan Grahadi Surabaya Bubar, Kendaraan Mulai Berjalan
Sekitar pukul 20:00 WIB polisi akhirnya bisa membubarkan massa aksi yang sempat anarkis di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya di Jalan Gubernur Suryo. Pantauan Ngopibareng.id arus lalu lintas di depan Grahadi atau Jalan Gubernur Suryo Surabaya mulai dibuka. Kendaraan pun mulai bisa lewat di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Sebelumnya, aksi massa tergabung dalam gerakan Warga Surabaya Turun ke Jalan di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, 26 Juni 2026, berakhir ricuh. Aksi ini mereka menyoroti kondisi dalam negeri yang memberi keresahan pada masyarakat.
Aksi berjalan cukup tertib sejak diawali longmarch hingga penyampaian aspirasi yang disertai aksi bakar-bakar. Namun, sekitar pukul 18.27 WIB kondisi berubah mencekam setelah massa aksi menuntut agar pemerintah dapat menemui mereka.
Akhirnya, massa aksi yang kecewa mulai melakukan pelemparan botol, batu, hingga pagar aluminium Grahadi yang dilepas oleh massa aksi untuk dilempar ke dalam Grahadi.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan turun langsung ke jalan untuk membubarkan massa aksi yang anarkis. Dengan menggunakan megaphone Luthfie menyerukan agar massa membubarkan diri. Dengan berjalan di belakang pasukan Brimob Luthfie berseru,
"Adik-adik segera meninggalkan tempat ini dan kembali ke rumah masing-masing. Apa bila terus melakukan pengerusakan, pelemparan, kita akan tindak tegas," kata Luthfie.
Pasukan Brimob yang berada di depan Luthfie pun pelan mulai merangsek ke depan massa sambil menyemprotkan watercanon untuk membubarkan massa.