Ada "Tangan Malaikat" dan "Air Mata Dewa" di Timnas Indonesia
Kuala Lumpur: Laga Indonesia melawan Vietnam memang sudah berakhir imbang tanpa gol, tadi malam. Namun peristiwa dramatis masih tergiang dan menjadi bahasan.
Yang paling berkesan adalah penampilan dua kiper Timnas Indonesia, Satria Tama dan Kurniawan Kartika Adjie. Akun instragam keduanya mendadak banjir sanjungan, mulai malam hingga siang ini. Video penyelamatan Kartika Adji di menit akhir diunggah dalam berbagai versi. Mulai disandingkan dengan aksi kiper Manchester United De Gea hingga kiper Italia, Buffon.
Salah satu pendukung Timnas di akun Kartika Adje menyebutkan jika penyelamatan sangat tidak masuk akal. Tendangan keras pemain Vietnam yang hanya berjarak lima meter berhasil digagalkan. Dari tayangan ulang, bola berbelok membentur mistar gawang setelah mengenai jari Kartika Adji, "Kartika Adjie Si Tangan Malaikat, Satria Tama Si Tembok Beton, " puji pemilik akun@andy.kurn.
Dari statistik Labola, menyebutkan Kartika Adjie sebenarnya hanya melakukan penyelamatan satu kali sejak masuk mengantikan Satria Tama yang cedera di menit 64 sebelum usai pertandingan. Sementara Satria Tama membuat penyelamatan sebanyak 4 kali.
Momen lainnya yang membuat merinding jutaan rakyat Indonesia di depan layar kaca adalah ketika Satria Tama harus keluar lapangan dibopong tim medis. Air matanya menetes mengiringi langkah keluar lapangan. Sebelum keluar, Satria Tama tiga kali mendapatkan perawatan medis. Namun kiper asal Gresik Jawa Timur itu terus bangkit hingga akhirnya tak mampu lagi berdiri.
Di ruang ganti, tangisannya meledak. Sepanjang sisa waktu pertandingan Satria Tama memilih terus menangis daripada melihat apa yang terjadi di lapangan.
Entah air mata apa yang menetes di pipi Satria Tama. Mungkin, air mata pemain yang selalu didapuk menjadi Imam saat sholat berjamah pemain Timnas itu adalah air mata doa pemberi kekuatan bagi rekan-rekannya yang masih berjuang di lapangan. Tom