Debut Manis Festival Moyo Utara 2017
Kental suasana islami. foto by taqiyah fitriani

Debut Manis Festival Moyo Utara 2017

DITULIS USER

Pesona Indonesia
Event 29 Aug 2017 WIB

SUMBAWA : Festival Moyo Utara 2017 dibuka dengan meriah. Kemeriahan itu segera menggetarkan Lapangan Gancang Rampis Desa Sebewe Moyo Utara, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kemarin.

Festival Moyo Utara ini tak lain adalah acara pemanasan dari perhelatan Pesona Festival Moyo 2017 yang akan digelar sebulan penuh, mulai 10 September hingga 9 Oktober 2017. Event pemanasan ini merupakan kali pertama digelar oleh Pemerintah Daerah Sumbawa. Pertama dibuka namun dalam pembukaan dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti.

Selain Esthy, hadir juga Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Wakil Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Junaidi. Stakeholders pemerintahan di Sumbawa juga berbondong hadir.

Perwakilan wisatawan mancanegara asal Australia dan New Zeland para yachter internasional yang sedang melakoni acara Sail Indonesia 2017 juga mampir di Sumbawa. Festival Moyo Utara 2017 dilaksanakan mulai 28 Agustus kemarin hingga 31 Agustus 2017.

"Selamat, karena ini pertama kalinya, maka akan selalu menjadi hal yang paling spesial. Namun ada hal utama yang jangan pernah ditinggalkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa festival di Indonesia harus dirancang dan dilaksanakan dengan profesional dan berkelas dunia,"ujar Esthy dalam sambutannya.

Menurut Esthy, pihaknya siap mendukung bahkan mendampingi daerah dalam mengelola festival, agar terlihat menarik, indah dan menyedot perhatian para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Mahmud Abdullah meyakinkan Kemenpar dan Wakil Ketua DPR bahwa Sumbawa juga akan menjadi destinasi potensial di NTB yang bisa memyambut banyak wisatawan. "Selain kami kaya akan pertanian, Jagung dan sebagainya. Namun kami punya budaya dan alam yang handal, sangat layak dinikmati dan sangat berpotensi untuk pariwisata," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam berbagai kesempatan selalu mengutarakan, jika suatu daerah sudah memiliki budaya yang kuat, banyak dan unik, maka itu akan menjadi keunggulan utama. Karena wisatawan tertarik ke Indonesia itu karena faktor budaya 60 persen, alam 35 dan sisanya buatan manusia.

"Dan yang paling utama lagi adalah keseriusan pemimpin daerah tersebut, jika gubernur atau Bupatinya konsen dengan Pariwisata, maka dipastikan akan maju sektor ini. karena Pariwisata itu, semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,"ujar Menpar Arief. (*)

 

Penulis : Pesona Indonesia

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.