Rekayasa pencitraan

Rekayasa pencitraan

DITULIS USER

M. Farid Fahruddin
ngopiOPINI 30 May 2017 WIB

Lentera kehidupan perlu di prinsipkan, diperjuangkan atau ditegakkan adalah sebuah keharusan.

jangan salah mengartikan bahwa sekarang banyak tupai yang berjatuhan dan banyak topeng yang kebuka dalam genggaman. Itu semua adalah seperti perekayasaan untuk mendapatkan sebuah bangku dalam kehidupan, yang membuka dan membongkar topeng juga tak segan untuk adu pasal di bangku hakim untuk sebuah hukuman. Namun sungguh sayang, hal seperti ini selalu jadi perekayasaan untuk mendapatkan simpatisan dan dibuat untuk pengalih perhatian. 

Maka jangan lengah dengan banyaknya gaduhan yang mengatasnamakan kebenaran, karena kalau lengah kita dipastikan ikut mendukung pencitraan dan kita menjadi penonton dan pendengar setia yang akan menjerumuskan kita dalam sebuah carut marutnya perekayasaan sosial sampai sampai kita lupa bahwa dengan adanya perekayasaan ada sebuah hal besar yang direncanakan dan akan menindas kaum bawah atau rakyat kita. 

Dengan begini prinsip kehidupan harus selalu ada dalam setiap jiwa dalam kehidupan, kalau bisa kita cari apa yang dia benarkan dan tugas kita memberi wejangan bagi kaum yang belum mengerti akan licinnya dunia pemerintahan. 

 

Penulis : M. Farid Fahruddin

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.