Satagas Dan Warga Berpacu Waktu Menyelesaikan Kantor Tiga Pilar

Satagas Dan Warga Berpacu Waktu Menyelesaikan Kantor Tiga Pilar

DITULIS USER

maz djokowi
ngopiNEWS 03 Aug 2019 WIB

BITUNG - Prajurit satgas TMMD ke-105 Kodim 1310/Bitung bersama warga masyarakat bergotong royong melaksanakan kerja bakti menyelesaikan sasaran fisik kantor bersama tiga pilar desa di Kelurahan Duasudara Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, (3/8/2019).

 

Tampak warga dan anggota satgas mengangkut material pasir, mengecat, serta membersihkan lokasi disekitar kantor tiga pilar. Mereka bahu-membahu mengerjakannya dengan semangat agar pekerjaan berat akan terasa ringan.   

 

Menurut Serka Sonius Pareda, kepala tukang pembangunan kantor tiga pilar, mengatakan bahwa, kerja bakti pengerjaan kantor tiga pilar ini, dengan tujuan guna memperlancar penyelesaian sasaran fisik, karena waktu yang ditentukan selama 30 hari tinggal menyisahkan 5 hari lagi.

 

"Semoga dengan adanya kerja bakti ini kantor tiga pilar bisa terselesaikan sebelum penutupan TMMD ke-105 dilaksanakan," ujar Serka Sonius.

 

Pada kesempatan yang sama, Lettu Inf Julen Kasiaheng, Dan SSK satgas TMMD mengungkapkan, sudah menjadi kewajiban satgas TMMD untuk berperan serta dalam kegiatan pembangunan di desa, termasuk mengatasi kesulitan warga masyarakatnya.

 

"Ini wujud kepedulian TNI melalui TMMD ke-105 Kodim 1310/Bitung yang bertugas di wilayah. Diharapkan dengan kerja bakti ini akan semakin menumbuhkan dan menghidupkan kembali budaya gotong royong serta memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat," ungkapnya.

Penulis : maz djokowi

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.