Dinding Anyaman Bambu Rumah Zaenuri Sudah Jebol Guna Rtlh

Dinding Anyaman Bambu Rumah Zaenuri Sudah Jebol Guna Rtlh

DITULIS USER

maz djokowi
Ngopi BEBAS 03 Aug 2019 WIB

Tegal –Satgas TMMD nampaknya juga tidak mau kalah untuk giat emngerjkan RTLH rumah milik Ahmad Zaenuri (48), warga Dusun Bolakbanteng, Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Tegal. Bahan material berupa luluh atau adonan semen pasir itu gerus diangkatnya agar bsia diperguankan untuk measnagn batu bata dinding.

Batu bata sebagai bahan material rumahnya terus diangkatnya dari depan rumah hinga ke titik pengerjaan pemasnagn dinding rumah.. Dinding yang langsung dikerjakan leh Satgas TMMD itu sudah setinggi 1 meter dengan panjang sekitar 10 meter.

Meski baru dikerjakan, progres pembangunan dinding rumah milik milik Terlihat dinding dibagian sisi sudah dipisahkan dari rangkaian rumah. Dinding anyaman bambu itu nampak usang dan kurang layak dipakai. Bahakan sudahsebagain berlobang.

Dinding yang dari anyaman bambu itu mulai dibrendeli sedikit demi sedikit. Bagian utara bangunana nampak sudah tidak bedinding. Satgas TMMD langsung menggalinya ondasi agara pemasangan dinding segera dijadikan.

Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik sudah mulai dilakukan. Rumah yang suah sekitar 29 tahun dihuninya bersama istrinya Susilowati (33), dan mertuanya itu kini akan dibedah. Muali dari dinding, serta bagian yang rusak lainnya. Tidak ketinggalan pemilik rumah, Ahmad Zaenuri juga nampak membantu rehab rumah miliknya. Mulai dari mengangkat barang perabotan rumah tangga, dinding lama yang sudah kusam dan berlobang hingga menyeediakan logostik dan jamuan minumana. Bentuk syukur itu terucap sejak pagi di bongkatrnya rumahnya.

“karena pemasngan batu dining memrlukan bahan material adonansemen dan pasir ya kita bantu suplai terus“ Kata Serda Mursidi. (Rabu (31/7). (pendim).

Penulis : maz djokowi

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.