Tim Kecamatan Tinjau Langsung  Ke Lokasi Tmmd  

10 Aug 2018 17:03   ngopiBEBAS
Tim Kecamatan Tinjau Langsung  Ke Lokasi Tmmd   

 

SALATIGA - Danramil 08/Suruh, Kodim 0714/Salatiga, Kapten Inf Tarimo meninjau langsung ke lokasi Program TMMD dalam pengecoran Jalan yang berada di Desa Bonomerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Jum'at (10/08/18).

 

Dalam Peninjauan yang dilakukan ini, di ikuti oleh tim dari Kecamatan Suruh. Danramil 08/Suruh, Kapten Inf Tarimo menambahkan kegiatan ini merupakan program terpadu lintas Sektoral antara instansi di daerah sehingga pelaksanaanya dapat tercapai sesuai rencana pembangunan pemerintah melalui proses Perencanaan secara Integral dan komperhensif.“Peninjauan yang dilakukan Danramil kali ini, melihat langsung pengecoran jalan di lapangan,”terang Danramil 08/Suruh,

Kapten Inf Tarimo juga menekankan, pekerjaan yang dilaksanakan oleh TNI sangat serius berkaitan dengan bebagai kebutuhan, akan tetapi tidak sampai mengabaikan tugas pokok.“Bangkitkan semangat masyarakat bergotong royong dalam  pembangunan jalan di Desa Bonomerto karena semua jni untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa sarana dan perasarana umum serta menjadikan masyarakat yang Sejahtera, maju, mandiri,” ungkapnya.

 

Kapten Inf Tarimo berharpa dengan terwujudnya kerjasama dan koordinasi yang baik antara Instansi di daerah serta partisipasi aktif masyarakat, dapat mendorong tercapainya TMMD yang berdaya guna dan berhasil guna.“Untuk mendukung kelancaran pelaksanan pengerjaan dan tercapainya tujuan tersebut, maka perlu partisipasi dari seluruh komponen yang ada di wilayah, guna mensukseskan program TMMD.

 

 

Bersihkan Lingkungan Jalan TNI Gotong Royong Bersama Warga

 

SALATIGA - Mewujudkan lingkungan jalan yang bersih, indah dan nyaman, personil Satgas TMMD Reg Ke-102 bersama warga masyarakat melaksanakan gotong royong dalam rangka pembersihan jalan. Jum'at, (10/08/18).

 

Praka Safrudin dari Kesatuan Yonzipur-4/Tanpa Kawandya  mengatakan, kegiatan gotong royong bersama dengan warga Dusun Ngaglik tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan warga dalam pelaksanaan musyawarah yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu. "Banyak warga yang mengusulkan agar jalan tersebut dibersihkan terutama dari rumput dan semak yang ada dipinggir sepanjang jalan, hal tersebut dinilai karena membuat badan jalan semakin mengecil yang disebabkan sebagain jalan tertutup oleh rumput yang tumbuh liar disepanjang jalan sehingga menganggu kelancaran transportasi warga yang melintas," jelasnya.

 

Praka Safrudin juga menambahkan, kegiatan gotong royong merupakan sarana yang paling efektif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk selalu peduli dengan lingkungan sekitar, disamping itu kegiatan ini merupakan upaya untuk mengajak kebersamaan kepada warga, saling bahu membahu tanpa memandang status dan derajad yang dimiliki untuk berkomitmen bersama dalam membangun desa.