Tetap Waspada Ancaman Hama Di Penghujung Musim Hujan

Tetap Waspada Ancaman Hama Di Penghujung Musim Hujan

DITULIS USER

dodik suwarno
ngopiNEWS 02 Jun 2017 WIB

Beberapa bulan belakangan ini di Kediri memiliki curah hujan mulai menurun, bahkan dibeberapa desa, tidak turun hujan sama sekali. Usai beberapa Poktan yang ada di Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri mendapat hibah obat anti hama dari Pemerintah Pusat ,yang dikhususkan menghadapi musim hujan saat ini, beberapa tempat sudah mulai melakukan penyemprotan. Sejauh ini, belum ada laporan resmi adanya serangan hama berstatus “Awas”, tetapi beberapa lahan pertanian diduga terjangkiti hama padi, itupun hanya sebagian kecil, dan tidak secara keseluruhan, jumat (02/06/2017).

 

Koramil 18/Plemahan memberikan bantuan 4 anggotanya, yaitu Koptu Rofik, Serda Solikan, Kopka Basuki dan Koptu Mudhor, untuk membantu para petani yang ada di Desa Mejono, sekaligus melakukan pendekatan yang aktif kepada petani setempat, khususnya Poktan “Podho Nrimo”, yang diketuai oleh Muslikan, yang juga sebagai Kaur Pembangunan Desa Mejono. Secara khusus, PPL Pertanian, M.Ridwan, memberikan pengetahuannya seputar penyemprotan hama pada tanaman padi, dengan ikut serta mendampingi para petani setempat.

 

Dari penuturan M.Ridwan, pada stadia bibit, gejala penyakit disebut kresek, sedang pada stadia tanaman yang lebih lanjut, gejala disebut hawar, gejala diawali dengan bercak kelabu umumnya di bagian pinggir daun. Pada varietas yang rentan bercak berkembang terus, dan akhirnya membentuk hawar, dan keadaan yang parah, pertanaman terlihat kering seperti terbakar, hal ini menyebabkan terputusnya pasokan hara dari dalam tanah sebagai bahan untuk fotosintesis ,dan daun yang berwarna kuning tersebut sebagai akibat karena kurangnya pasokan hara.

 

 

Penulis : dodik suwarno

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.