Sosialisasi Sektor Pertanian Di Bulan Ramadhan

Sosialisasi Sektor Pertanian Di Bulan Ramadhan

DITULIS USER

dodik suwarno
ngopiNEWS 04 Jun 2017 WIB

Saat bulan Ramadhan, bantuan Pemerintah Pusat seakan tidak ada henti-hentinya membantu petani yang yang ada di seluruh tanah air, tak terkecuali di Kediri, benih jagung jenis pioner diberikan secara cuma-cuma kepada kelompok tani “Mugi Karsa” Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, dengan mengambil setting di areal lahan pertanian yang baru saja dipanen milik Riyadi, warga Kelurahan Banjarmlati ,minggu (04/06/2017).

 

Ir. Sutopo dari Doupont ,selaku produsen bibit jagung yang berlatarbelakang plat merah, bersama Bati Bhakti TNI Koramil Mojoroto, Serma Mulyadi dan Mantri Pertanian Kecamatan Mojoroto, Supangat, satu persatu memberikan wawasan dan pengetahuan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

 

Dari penjelasan Ir. Sutopo, kebutuhan akan jagung secara nasional sangat kurang, bahkan sampai-sampai harus mengimpor dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan jagung. Demikian juga untuk kebutuhan pakan ternak, sangat ironis bila di dunia peternakan masih ada impor dari negara lain ,sedangkan bahan dasar pakan ternak juga produk impor.

 

Pada kesempatannya, Serma Mulyadi mengatakan, keterlibatan TNI dalam rangka mewujudkan swasembada pangan saat ini, sangat sulit direalisasikan apabila tidak ada dukungan dari semua pihak, tanpa terkecuali. Bantuan secara besar-besaran dari Pemerintah Pusat, harus benar-benar turun ditangan petani, karena kesuksesan ketahanan pangan tidak lepas dari peran petani.

 

 

Diakhir acara, Supangat, selaku mantri pertanian, memberikan kesempatan tanya jawab kepada seluruh petani, dengan topik bahasan seputar penanaman, pemeliharaan hingga masa panen jagung.

Penulis : dodik suwarno

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.