Percepat Produktifitas Padi Lewat Budidaya Varietas Unggul

Percepat Produktifitas Padi Lewat Budidaya Varietas Unggul

DITULIS USER

dodik suwarno
ngopiNEWS 06 Jul 2017 WIB

Padi varietas unggul IPB 3S hasil pengembangan para peneliti IPB menjadi uji coba di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Varietas berumur 112 hari tersebut mampu menghasilkan produksi mencapai 8,5 ton/ha gabah kering giling (GKG). Danramil Pagu Kapten Inf Tafsir di daulat menangkar benih padi varietas unggul tersebut, sebagai pertanda awal kebangkitan produksi pertanian ,khususnya tanaman padi di Kediri, kamis (06/07/2017)

 

“Tidak menutup kemungkinan varietas unggul ini akan menjadi pelopor bagi para petani yang ada di Kabupaten Kediri, bukan hanya sebagai simbolis saja penangkaran benih ini, tetapi sebagai awal kebangkitan pertanian di Kediri” ujar Kapten Inf Tafsir saat melakukan penangkaran benih di Desa Wates Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

 

Para petani pun mulai tertarik menangkar benih IPB 3S ini, tidak hanya di Kecamatan Pagu saja bahkan beberapa kecamatan di Kabupaten Kediri juga sedang mencoba benih padi varietas unggul ini.

 

“Kita harus optimis bahwa benih padi ini bisa membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani, dikarenakan hasil gabah kering giling (GKG) benih padi ini cukup menjanjikan” ungkap Kusnadi selaku Mantri Pertanian Pagu, dihadapan 17 ketua kelompok tani se-Kecamatan Pagu.

 

Antusias beberapa kelompok tani tampak terlihat di raut wajah mereka, seperti yang diungkapkan oleh Suyitno dan Waluyo ,keduanya warga Desa Wates, yang ingin menanam benih padi ini dilahan pertanian milik kelompok taninya. Hasil penangkaran benih yang sudah layak tanam, selanjutnya secara simbolis pula ,di tanam oleh Danramil Pagu bersama BPP Pertanian Pagu ,Musikan.

 

 

Penulis : dodik suwarno

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.