Penghargaan bambu runcing untuk pejuang Veteran RI 45

Penghargaan bambu runcing untuk pejuang Veteran RI 45

DITULIS USER

dodik suwarno
Jawa Timur 09 Apr 2018 WIB

KEDIRI,  Sosok alm. Mansyur yang telah tiada 2 tahun lalu, akhirnya membuat keluarganya tersenyum bangga, pasca pemberian tanda bambu runcing dan bendera merah putih di tempat peristirahatannya yang terakhir. Penghargaan tersebut terkoneksi atas status pejuang Veteran RI 45 yang diterima alm. Mansyur, senin (09/04/2018)

 

Alm. Mansyur dimakamkan di TPU Desa Dayu Kecamatan Purwoasri, dan beliau ketika masih hidup, aktif dalam segala aktifitas LVRI Kediri maupun cabang Purwoasri. Terlepas dari masa hidupnya yang turut berjasa mengantarkan negeri ini menuju kemerdekaan, alm. Mansyur sehari-hari juga beraktifitas di sektor pertanian, demi mencukupi kebutuhan keluarganya.

 

"Bapak Mansyur ini adalah bapak kita, bapak kita semua, karena beliau juga turut berjasa di masa-masa perjuangan, terutama era kemerdekaan yang baru saja diproklamasikan. Saya atas nama pribadi dan atas nama keluarga besar Koramil Purwoasri, mengucapkan terima kasih atas dedikasi beliau terhadap negara ini,” ungkap Danramil Purwoasri Kapten Inf Sutrisno.

 

Pemberian tanda bambu runcing dan bendera merah putih ini, juga diikuti, Kapolsek Purwoasri ,Camat Purwoasri, Kepala Desa Dayu dan seluruh anggota LVRI cabang Purwoasri serta perwakilan LVRI Kediri.

 

"Bambu runcing adalah simbol dari kepahlawanan seseorang yang berusaha mewujudkan kemerdekaan, walaupun senjata yang digunakan sangat sederhana dan tradisional. Tetapi, dari bambu runcing inilah, ada semangat, ada tekad, ada keinginan bangsa ini merdeka," pungkasnya.

 

 

Usai upacara tradisi pemberian tanda bambu runcing dan bendera merah putih di TPU Desa Dayu, acara dilanjutkan dengan selamatan sekaligus doa bersama di rumah keluarga alm. Mansyur di Desa Dayu.

Penulis : dodik suwarno

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.