Mind Control Motivasi Kinerja Di Lereng Gunung Kelud

Mind Control Motivasi Kinerja Di Lereng Gunung Kelud

DITULIS USER

dodik suwarno
ngopiNEWS 14 May 2017 WIB

Udara sejuk di kawasan lereng Gunung Kelud, memberi dampak positif bagi siapa saja yang menjalankan aktifitas maupun sekedar berekreasi disini. Cuaca hari ini juga lebih bersahabat daripada 2 atau 3 hari lalu yang sering mendung, bahkan hingga turun hujan, dan kali ini, puluhan security salah satu perusahaan yang bergerak di sektor pertanian, menjalani aktifitas outbond, minggu (14/05/2017)

 

Dibawah pengawasan langsung Pasi Ops Kodim Kediri, Kapten Arm Nur Solikin, puluhan peserta outbond ini memulai hingga mengakhiri segala jenis games yang harus dijalani. Secara keseluruhan, games yang dijalani peserta, 70% dilakukan berkelompok berbanding 30% dilakukan individu.

 

"Biasanya kita terus disibukan bekerja dan bekerja, tapi kali ini kita agak mengendorkan urat syaraf dari rutinitas harian. Apalagi udara disini cukup sejuk dan jauh dari keramaian. Cuaca hari ini juga mendukung, tidak mendung juga tidak ada tanda-tanda akan turun hujan," kata Hariyanto, salah satu supervisor security di perusahaan yang bergerak di sektor pertanian ini.

 

Games-games yang harus dijalani para peserta outbond ini tidaklah terlalu berat juga tidak terlalu ringan, yang dibutuhkan hanya keberanian dan sinkronisasi yang dibarengi kekompakan. Terlebih lagi, para peserta mayoritas berlatarbelakang warga desa, yang sudah terbiasa hidup dalam kondisi beban fisik.

 

Sebelumnya Kapolsek Ngancar, AKP Hadi Purnomo menyampaikan seputar "security education" terkait tugas pokok dan fungsi dari "job profile" para peserta. Setelah itu, dilanjutkan wawasan kebangsaan yang disampaikan Kapten Arm Nur Solikin dengan topik bahasan "kewaspadaan radikalisme".

 

 

"Outbond dibuat untuk mengontrol pandangan dan pemikiran seseorang, agar bertindak cepat tanggap menghadapi rintangan maupun resiko. Selain itu, individual seseorang cenderung tidak ditonjolkan, melainkan justru kekompakan dalam berkelompok lebih diutamakan. Pilihan ada ditangan peserta, berarti tingkat keberanian untuk menuntaskan setiap games, tergantung individu masing-masing," jelas Kapten Arm Nur Solikin.

Penulis : dodik suwarno

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.