Didakwa Pasal 114, Mat Kateng Terancam Dihukum 20 Tahun Penjara
Ilustrasi transaksi narkoba/Junaedi

Didakwa Pasal 114, Mat Kateng Terancam Dihukum 20 Tahun Penjara

DITULIS USER

Junaedi Satria
Hukum 28 Aug 2018 WIB

SURABAYA -- Syafi'i alias Mat Kateng, Bandar Sabu (BD) asal Bangkalan, Madura ini terancam dihukum 20 tahun penjara, hal itu diketahui dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nining, yang menjerat terdakwa dengan dakwaan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 (Perkusor) permufakatan jahat memperjualbelikan sabu sesuai UU-RI Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun ancaman hukuman maksimal pada pasal tersebut adalah 20 tahun penjara.

" Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1)  Jo. pasal 132 ayat (1) UU R.I No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika." Bunyi dakwaan JPU, Senin (27/8/18).

Penangkapan Mat Kateng berawal dari hasil pengembangan penyidikan atas kasus Muhammad Hairudin (terdakwa dalam berkas penuntutan terpisah), yang ditangkap oleh anggota Ditresnarkoba Polda Jatim Pada Jumat malam, 13 April 2018 pukul 22.25 Wib, di depan hotel country Jl. Nginden Intan Utara Kel. Sukolilo, Surabaya.

Dari tangan M. Hairudin, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sembilan (9) kantong plastik narkoba jenis Sabu seberat 5,62 Gram.

Barang bukti sabu tersebut diakui M. Hairudin didapat dari terdakwa Syafi'i alias Mat Kateng seharga Rp. 4,5 juta, dengan cara ditransfer.

Diakui M. Hairudin, Dirinya telah membeli sabu pada Mat Kateng sebanyak delapan (8) kali transaksi, dimulai dari 10 Februari sampai dengan 10 April 2018. Total sudah 40 Gram yang telah ditransaksikan oleh M. Hairudin dengan Mat Kateng.

Dari Semua transaksi yang dilakukan, Mat Kateng mengaku mendapat keuntungan sebesar Rp. 50 Ribu rupiah per satu Gram. Sedangkan untuk satu kali transaksi M. Hairudin mengaku memesan sebanyak Lima (5) Gram.

Dari tangan terdakwa Mat Kateng, Petugas berhasil menyita barang bukti sebuah ATM BCA, dan uang tunai Rp.800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) yang diduga kuat sebagai hasil transaksi Narkoba.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lain berupa sebuah unit HP merek Samsung warna putih, yang digunakan oleh terdakwa sebagai sarana komunikasi untuk memperjualbelikan [email protected] [Jun]

Penulis : Junaedi Satria

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.