Saatnya Berkurban Di Hari Raya Idul Adha

11 Aug 2019 11:16   Serba-serbi
Saatnya Berkurban Di Hari Raya Idul Adha

KEDIRI. Usai Shalat Idul Adha di Masjid, lapangan belakang Makodim Kediri sudah disiapkan peralatan dan perlengkapan pada pelaksanaan kurban Idul Adha, minggu (11/8/2019). 7 hewan kurban yang terdiri dari 2 ekor sapi dan  5 ekor kambing sudah disiapkan dilapangan.

 

1 tenda berukuran sedang sudah berdiri sejak kemarin malam, dan terpal sebagai alasnya maupun timbangan, menjadi pelengkap pelaksanaan kurban Idul Adha. 3 timbangan berderet diatas meja, dan kantong-kantong plastik sudah disiapkan disampingnya.

 

Dalam sambutannya, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menekankan pentingnya berkurban di Hari Raya Idul Adha, khususnya bagi seluruh anggota Kodim Kediri. Menurutnya, peringatan Hari Raya Idul Adha menjadi momen special bagi anggota Kodim Kediri yang beragama Islam.

 

Ia berharap, ada peningkatan dari tahun ke tahun jumlah hewan kurban yang disiapkan. Ia mencontohkan, apabila tahun ini ada 2 ekor sapi, maka seharusnya tahun depan bisa bertambah menjadi 3 ekor sapi. Demikian juga penambahan hewan kurban kambing, apabila tahun ini ada 5 ekor sapi, seharus tahun depan bisa bertambah menjadi 6 ekor kambing.

 

Dijelaskannya, hewan kurban yang sudah disiapkan bersumber dari swadaya seluruh anggota Kodim Kediri, sekaligus tuntunan agama yang mengajak untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha.

 

Dari keterangan Pasi Pers Kodim Kediri, Kapten Caj Ahmad Hariyanto, tahun ini ada 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing yang dikurbankan di Hari Raya Idul Adha. Diperkirakan, ada 1.100 paket daging yang dibagikan, dengan rincian 600 paket daging sapi dan 500 paket daging kambing.

 

Paket daging tersebut nantinya dibagikan kepada Ta’mir, Yayasan, Ponpes dan warga sekitar. Paket daging dimasukkan dalam kantong plastik, dan setiap kantong plastik seberat 1 kilogram menurut bobot timbangan.

 

Pemotongan hewan kurban dilakukan oleh tukang jagal profesional, dan saat pemotongan, dibantu oleh anggota Kodim Kediri yang sudah mendapat tugas. Pemotongannya sendiri dilakukan dilapangan, dan secara berurutan atau satu persatu.

 

Dipastikan seluruh hewan kurban berstatus layak dikurbankan, karena sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan kondisi fisik sapi maupun kambing. Pemeriksaan menyorot kondisi kulit, kaki, mata, hidung, telinga, anus dan mulut hewan kurban. (dodik)