Ponpes Al Ishlah Peringati Proklamasi Kemerdekaan Ke-74

17 Aug 2019 11:54   Serba-serbi
Ponpes Al Ishlah Peringati Proklamasi Kemerdekaan Ke-74

KEDIRI. Ponpes Al Ishlah, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem bekerjasama dengan Koramil Gampengrejo mengadakan upacara peringatan detik-detik Proklamasi di lapangan Al Ishlah (sabtu,17/8/2019). Peringatan tersebut diikuti 727 santriawan santriwati serta pelajar MTs dan MA Al Ishlah.

 

Pada upacara ini, K.H.Abdul Syukur selaku pengasuh Ponpes Al Ishlah, bangga terhadap anak asuhnya yang berani tampil di hadapan publik dalam peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74.

 

Secara keseluruhan, penampilan tim Paskibra gabungan pelajar MTs dan MA Al Ishlah serta santriawan santriwati pada siang itu, cukup luar biasa. Hal ini dikarenakan persiapan yang dilakukan relatif pendek.

 

Kepala Sekolah MTs Al Ishlah, Joko Suwito mengungkapkan,”Anak-anak kita ini menunjukkan rasa nasionalisme kepada negara, diwujudkan dengan upacara peringatan detik-detik Proklamasi di lapangan Al Ishlah.”

 

Lanjut Joko,”Upacara ini diadakan guna membangkitkan nasionalis kita kepada bangsa Indonesia, karena NKRI ini adalah harga mati. Ini adalah bukti kami, sesuai yang disemboyankan para ulama kita.”

 

Tim Paskibra pada peringatan detik-detik Proklamasi ini dipersiapkan hanya selama sepekan saja, dan Koramil Gampengrejo menunjuk Serma Yatno serta Kopka Hufron menggembleng santriawan santriwati maupun pelajar MTs dan MA Al Ishlah.

 

Selama latihan, Serma Yatno dan Kopka Hufron bersama para guru MTs maupun MA Al Ishlah, bertanggungjawab penuh baik tidaknya para santri serta para pelajar selama sepekan.

 

Pada peringatan tersebut, K.H. Rofiq Azis atau akrab disapa Gus Rofiq, bertindak sebagai Inspektur upacara, sedangkan Serma Yatno bertindak sebagai Komandan upacara, dan disusul Kopka Hufron pendamping tim Paskibra.

 

Dalam amanat upacara ini, Gus Rofiq mengingatkan kembali sejarah perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran, guna merebut kemerdekaan hingga mempertahankannya. Ia menegaskan, kemerdekaan yang diraih bangsa ini tidaklah gratis, melainkan penuh perjuangan yang mengorbankan nyawa jutaan pahlawan.

 

Setelah merdeka, saatnya mengisi dengan hal-hal yang positif, salah satunya dunia pendidikan. Ia berharap, seluruh santri dan pelajar agar belajar dengan giat, hingga berhasil meraih prestasi setinggi-tingginya.

 

Ditempat terpisah, Selfi, salah satu pelajar MA Al Ishlah, mengaku senang atas terpilihnya ia menjadi bagian dalam tim Paskibra, dan ia mengakui baru pertama kalinya tampil. Senada hal itu, Rusdi, yang juga pelajar MA Al Ishlah, bangga bisa tampil perdana dihadapan publik dan disaksikan langsung para guru serta teman-temannya. (dodik)