Menjaga Tradisi Keamanan Lingkungan Lewat Lomba Siskamling

08 Aug 2019 01:27   Serba-serbi
Menjaga Tradisi Keamanan Lingkungan Lewat Lomba Siskamling

KEDIRI. Lomba siskamling yang diadakan Kecamatan Kota bersama Koramil Kota dan Polsek Kota, yang sudah diadakan lebih sepekan lalu, mencapai puncaknya dalam penyerahan trophy sekaligus uang pembinaan jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. kamis (8/8/2019)

 

Malam penyerahan trophy yang diadakan di balai pertemuan Kecamatan Kota ini dihadiri, Danramil Kota Kapten Inf Suliyono, Kapolsek Kota Kompol Suyitno, Camat Kota Herry Purnomo.

 

Lomba siskamling tersebut diikuti 17 kelurahan se-Kecamatan Kota, dan memperebutkan total uang pembinaan sebesar Rp 13.000.000,-, serta seluruh hadiah diserahkan langsung oleh Muspika Kecamatan Kota.

 

Juara pertama dalam lomba tersebut berhak meraih uang pembinaan sebesar Rp 4.000.000,- juara kedua sebesar Rp 3.000.000,- juara ketiga sebesar Rp 2.500.000,- juara harapan satu sebesar 2.000.000,- dan juara harapan dua sebesar Rp 1.500.000,-.

 

Sebelum penyerahan trophy dimulai, Kompol Suyitno mengatakan,”Masyarakat Kota Kediri kalau diajak kumpul cepat sekali, kebersamaan sudah tertanam turun temurun.”

 

Menurutnya, kebersamaan ini ada hubungannya dengan siskamling, karena kalau tidak ada kebersamaan, siskamling berjalan kurang bagus. Ditiap-tiap poskamling idealnya setiap malam harus ada warga yang ada disana.

 

Sementara itu, Kapten Inf Suliyono menjelaskan,”Kita harus tahu fungsi peralatan dan perlengkapan yang ada di poskamling, seperti alat pemadam kebakaran. Kita harus tahu bagaimana menggunakannya dan kapan digunakan. Cara menggunakannya tidak boleh asal-asalan, karena ini sangkut pautnya dengan musibah kebakaran.”

 

Menanggapi keberadaan Siskamling,  ia berpendapat kalau diterapkan betul-betul, sangat efektif menjaga keamanan lingkungan. Dikatakannya, maling itu datangnya tidak bisa ditebak, dari siskamling inilah kita menjaga lingkungan agar tidak kebobolan maling. Menurutnya, menangkap maling ada tekniknya, kalau pakai borgol caranya bagaimana, dan kalau pakai tali caranya bagaimana.

 

Tim penilai lomba siskamling tersebut terdiri dari 5 instansi yang berbeda, Pelda Endro dari Koramil Kota, AKP Ribiko dari Polsek Kota, Idris dari Kecamatan Kota, Tri Basuki dari Satpol PP Kota Kediri, dan Adi dari BPBD Kota Kediri.

 

Terkait program Kecamatan Kota yang rutin tiap tahun diadakan bertepatan menjelang Hari Kemerdekaan RI, Herry Purnomo menjelaskan, bahwasannya, lomba tersebut dinilai berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.

 

“Lomba siskamling ini rutin tiap tahun kita adakan, dan diikuti 17 kelurahan se-Kecamatan Kota. Penilaian kita lakukan secara bersama-sama. Kriteria lomba sudah kita jelaskan dari awal, dan kelurahan-kelurahan kita nilai sesuai kriteria itu,” ungkap Herry Purnomo.

 

Kelurahan Ngadirejo tampil sebagai juara harapan dua, disusul Kelurahan Manisrenggo sebagai juara harapan satu, Kelurahan Kampungdalem sebagai juara ketiga, Kelurahan Ngronggo sebagai juara kedua, dan Kelurahan Kaliombo sebagai juara pertama.

 

Malam penyerahan trophy siskamling ini diikuti seluruh Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Kelurahan, Ketua LPMK, Perwakilan Satlinmas, dan perwakilan Ketua RT atau RW se-Kecamatan Kota. (dodik)